Eksklusif

Ustadz Maaher Nilai Kasusnya Bukan Kriminalisasi Ulama: Ini Justru Pembelajaran

Herianto Batubara - detikNews
Senin, 07 Des 2020 11:57 WIB
ustaz maher
Ustadz Maaher (Deden Gunawan/detikcom)
Jakarta -

Soni Eranata atau dikenal juga sebagai Ustadz Maaher At Thuwailibi jadi tersangka atas kasus penghinaan terhadap ulama karismatik Nahdlatul Ulama Habib Luthfi bin Yahya. Ada pihak yang menyudutkan Polri dengan menyebut ini adalah kriminalisasi terhadap ulama. Benarkah demikian? Simak pengakuan langsung Maaher.

detikcom mewawancarai Maaher di Bareskrim Polri, Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (5/12/2020) petang. Pria berkacamata ini mengenakan gamis warna abu-abu dibalut rompi tahanan warna oranye. Dia juga mengenakan peci warna putih.

Maaher melempar senyum saat disapa. "Alhamdulillah sehat," katanya mengawali perbincangan saat ditanya soal kondisinya di tahanan.

Makan enak, tidur tak nyenyak. Begitu pengakuan Maaher saat ditanya soal kondisinya mendekam di tahanan sambil menanti proses hukum atas kasusnya. Maaher mengatakan hidupnya jauh lebih enak tinggal bersama istri dan dua anaknya (masing-masing 3 tahun dan 1 tahun) di rumah kontrakan dua kamar di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat.

Meski begitu, Maaher mengaku selama diperiksa dan di dalam tahanan, dirinya diperlakukan dengan baik oleh penyidik di Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri. Padahal, diakui Maaher, dalam video di YouTube, dia pernah melontarkan kritik ke Polri.

"Saya pengen banyak belajar dari bapak-bapak penyidik baik-baik, masyaallah. Penyidik baik-baik, pengertian dan mereka begitu kooperatif dalam menjalankan tugas," ujar Maheer.

Simak halaman selanjutnya Maaher merasa kasusnya bukan kriminalisasi.

Selanjutnya
Halaman
1 2