Golkar Harap Pemerintah Inggris Tindak Tegas Benny Wenda

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Minggu, 06 Des 2020 13:09 WIB
Azis Syamsuddin. (Foto: Ari Saputra/detikcom).
Foto: Azis Syamsuddin. (Foto: Ari Saputra/detikcom).
Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin mendukung langkah-langkah Kementerian Luar Negeri dalam mengusut disinformasi isu Papua Barat. Sebelumnya Kemenlu telah melayangkan protes melalui Duta Besar Inggris untuk Indonesia terkait pembiaraan oleh Pemerintah Inggris terhadap Benny Wenda dalam penyebaran disinformasi tentang Papua Barat pada 4 Desember 2020.

"Saya sepenuhnya mendukung langkah Kemenlu dalam penggunaan segala instrumen diplomasi dalam menjaga harkat dan martabat NKRI. Segala bentuk disinformasi dan fitnah harus dihentikan. Saya harapkan pemerintah Inggris segera menindak tegas terhadap oknum Benny Wenda," kata Azis dalam keterangan tertulis, Minggu (6/12/2020).

Sebelumnya Dubes Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins telah berjanji menindaklanjuti serta sekaligus menegaskan Pemerintah Inggris sepenuhnya mengakui kedaulatan Indonesia secara utuh.

"Saya apresiasi sikap tegas Yang Mulia Dubes Inggris untuk Indonesia. Akan tetapi, komitmen persahabatan bilateral antar kedua negara perlu ditindaklanjuti sesuai dengan permintaan nota diplomatik kita. Kita harapkan adanya action yang konkret dari Pemerintah Inggris terkait disinformasi ini," ucapnya.

Menyikapi hal ini, Politisi asal Golkar ini mendesak agar langkah tegas Kemenlu ini konsisten dan juga ditegaskan kepada negara-negara lain melalui forum formal maupun informal.

"Sebagai konsekuensi hubungan internasional, dunia perlu diinformasikan akan kebenaran sesungguhnya. Silakan optimalkan segala instrumen diplomasi serta hak jawab melalui berbagai media internasional. Saya pribadi dan selalu pimpinan DPR juga siap dalam hal ini," lanjutnya.

Wakil Ketua DPR RI bidang Korpolkam ini lebih lanjut menegaskan pemerintah menaruh perhatian besar terhadap masyarakat Papua dan Papua Barat dalam berbagai sektor kehidupan.

"Provinsi Papua Barat adalah provinsi yang tak terpisahkan dari NKRI. Pemerintah terus menaruh perhatian khusus terhadap Papua dan Papua Barat. Bagi yang tidak paham, coba perhatikan pembangun di tanah Papua terus meningkat. Kehidupan terus membaik. Saya juga mengajak kaum intelektual untuk mempromosikan hal-hal positif dari pembangunan di Papua dan Papua Barat," tutupnya.

(ega/ega)