Mensos Tersangka, Simak Lagi Perintah Jokowi 'Gigit' yang Korupsi Dana Corona

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 06 Des 2020 13:03 WIB
Presiden Jokowi buka-bukaan soal UU Cipta Kerja.
Presiden Jokowi (Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah meminta aparat penegak hukum menindak tegas bagi mereka yang korupsi dana penanganan COVID-19. Jokowi meminta untuk 'menggigit' keras mereka yang berniat korupsi.

Perintah itu disampaikan Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2020, pada 15 Juni 2020. Jokowi kala itu meminta tata kola keuangan dana COVID-19 yang berjumlah harus dijaga dari potensi praktik korupsi.

"Saya ingin tegaskan bahwa pemerintah tidak main-main dalam hal akuntabilitas. Pencegahan harus diutamakan. Tata kelola yang baik harus didahulukan. Tapi kalau ada yang masih bandel, kalau ada niat untuk korupsi, ada mens rea, maka silakan Bapak-Ibu, digigit dengan keras. Uang negara harus diselamatkan," ujar Jokowi, yang disiarkan saluran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (15/6).

Namun, Jokowi juga mengingatkan aparat penegak hukum tak salah menindak. Dia meminta aparat penegak hukum tidak salah sasaran.

"Tugas Bapak-Ibu dan Saudara-saudara, para penegak hukum, kepolisian, kejaksaan, KPK, penyidik PNS adalah menegakkan hukum. Tetapi juga saya ingatkan jangan menggigit orang yang tidak salah, jangan menggigit yang tidak ada mens rea. Juga jangan menyebarkan ketakutan kepada para pelaksana dalam menjalankan tugasnya," kata Jokowi.

Perintah Jokowi untuk menindak tegas mereka yang korupsi dana penanganan Corona tak hanya sekali itu. Pada 1 Juli 2020, Jokowi juga meminta aparat menindak mereka yang 'main-main' dengan dana Corona.

"Tapi kalau sudah ada niat buruk untuk korupsi, ada mens rea-nya ya harus ditindak, silakan digigit saja, apalagi dalam situasi krisis seperti ini, tidak boleh ada satu pun yang main-main," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2