Round Up

3 Fakta Penangkapan Rehan Al Qadri yang Serukan Azan 'Hayya Alal Jihad'

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 06:42 WIB
Pelaku seruan Awal Azan Hayya Alal Jihad
Foto: Screenshot video
Jakarta -

Teka teki terduga pelaku seruan awal azan 'Hayya alal jihad' akhirnya terkuak. Bareskrim Polri telah menangkap Rehan Al Qadri. Sejumlah fakta pun terbongkar.

Rehan Al Qadri merupakan imam salat dalam salah satu video yang viral di media sosial yang mengubah azan dari seharusnya 'hayya alal solah' menjadi 'hayya alal jihad'.

Dalam video berdurasi 30 detik yang tersebar di media sosial, Rehan Al Qadri bersama delapan orang lainnya tampak salat di sebuah rumah. RH, yang menjadi imam salat, mengubah bagian azan menjadi 'hayya alall jihad'. Belum diketahui kapan dan di mana lokasi video tersebut diambil.

Beredarnya sejumlah video yang menyerukan 'hayya alal jihad' ini sebelumnya dikecam banyak kalangan, mulai DPR hingga ormas dan ulama. Tersebarnya video ini meresahkan dan mereka meminta Polri mengusut tuntas.

Berikut 3 fakta penangkapan Rehan Al Qadri yang serukan azan 'Hayya Alal Jihad':

Ditangkap di Jawa Barat

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi mengungkapkan penangkapan Rehan.

"Betul ditangkap, inisial RH," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi saat dikonfirmasi, Jumat (4/11/2020).

Brigjen Slamet Uliandi belum menjelaskan lebih jauh detail penangkapan terhadap RH.

"Di perjalanan dari Palabuhanratu ke Jakarta," ujarnya saat dikonfirmasi soal lokasi penangkapan RH.

Brigjen Slamet Uliandi mengatakan, setelah ditangkap, Rehan langsung dibawa ke Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga akan melakukan pemeriksaan digital forensik terhadap barang bukti.

Simak video 'MUI Jabar: Hukum Mengubah Azan Salat itu Salah!':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2