Penjelasan Pengacara Nurhadi soal Kaitan 'Selebgram Cantik' dan 'Tas Sosialita'

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 17:31 WIB
Karyawan swasta Agnes Jennifer (kedua kanan) meninggalkan Kantor KPK usai diperiksa di Jakarta, Kamis (2/7/2020). Agnes Jennifer diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap dan gratifikasi terkait perkara di Mahkamah Agung (MA) pada tahun 2011-2016 untuk tersangka mantan Sekretaris MA Nurhadi. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/nz.
Agnes Jennifer (Sigid Kurniawan/Antara Foto)
Jakarta -

Pengacara mantan Sekretaris MA Nurhadi, Muhammad Rudjito, menjelaskan perihal kaitan selebgram cantik Agnes Jennifer dengan tas Hermes yang dimiliki anak Nurhadi, Rizqi Aulia Rahmi. Awalnya, Rudjito mengatakan tas itu merupakan pembelian dari Rezky Herbiyono sebagai seorang suami dan tidak ada keterkaitan dengan Nurhadi.

"Itu kan yang melakukan Rezky bukan Pak Nurhadi, jadi jejak Pak Nurhadi dalam transaksi pembelian tas mewah maupun transaksi penukaran valas tidak ada," kata Rudjito di PN Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jumat (4/12/2020).

Rudjito mengaku tidak tahu apakah Aulia membeli tas itu karena masuk kelompok sosialita atau tidak. Rudjito juga mengatakan kemungkinan tas-tas miliaran rupiah yang dibeli Aulia itu dijual lagi.

"Saya nggak tahu, gaya hidup anak beliau seperti apa saya nggak tahu, tapi bisa saja itu dijual lagi, saya nggak tahu, apakah Lia ini sosialita saya juga nggak tahu," ucapnya.

Selain itu, Rudjito menanggapi kesaksian Agnes Jennifer yang ditanya seputar isu liar kedekatannya dengan Nurhadi. Rudjito menegaskan Agnes Jennifer juga tidak menerima aliran uang dari Nurhadi.

"Ternyata tadi secara terang benderang sudah kami pertanyakan saksi bahwa tidak ada aliran dana dari Pak Nurhadi kepada Agnes Jennifer," tegasnya.

Sebelumnya, Agnes Jennifer dalam persidangan ditanya pengacara terkait isu liar tentang kedekatan Agnes dengan Nurhadi. Agnes membantah itu.

"Saya tunjukkan sejumlah berita, ini judulnya 'KPK Temukan Aliran Uang Nurhadi ke Selegram Cantik', ini gimana?" tanya pengacara Nurhadi, Muhammad Rudjito, dalam sidang.

"Tidak ada, tidak ada, tidak pernah (terima aliran dana)," tegas Agnes.

Selain itu, Agnes berbicara mengenai tas sosialita anak Nurhadi. Dia mengakui pernah melakukan transaksi penjualan tas Hermes seharga Rp 600 juta ke Aulia anak Nurhadi.

Pembelian tas Hermes dilakukan secara online pada 2015. Agnes mengatakan saat itu Aulia menghubunginya dan disepakati harga Rp 600 juta seusai tawar-menawar. Aulia membayar uang muka atau down payment (DP) tas Hermes sebesar Rp 100 juta kepada Agnes dan kemudian sisanya Rp 500 juta dilunasi pada sore hari oleh Rezky Herbiyono yang merupakan suami Aulia.

Setelah memberikan keterangan ke jaksa KPK, hakim ketua Saefuddin Zuhri kemudian penasaran dengan jenis tas yang dibeli Aulia seharga ratusan juta dan miliaran rupiah itu. Hakim Saefuddin kemudian bertanya ke Agnes kategori tas itu, menurut Agnes tas itu adalah tas yang biasa digunakan para sosialita.

"Tas Hermes, tasnya sosialita. Ya emang harga mahal, karena dapatinnya kan mahal," papar Agnes.

(zap/idn)