Round-Up

Lanjut Terus Penyidikan Meski Habib Rizieq Minta Maaf soal Kerumunan

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 21:29 WIB
Habib Rizieq Santap Nasi Mandi dan Jus Kurma
Foto: detikcom/twitter Tommy Soeharto
Jakarta -

Habib Rizieq Syihab (HRS) telah memohon maaf atas kerumunan massanya yang membuat resah masyarakat. Namun, kata-kata maaf Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ini tidak menghentikan penyidikan kepolisian.

Pada Rabu 2 Desember 2020, Habib Rizieq meminta maaf atas kerumunan yang terjadi usai dirinya pulang ke Indonesia. Kerumunan diketahui terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, Petamburan dan Megamendung.

"Sekali lagi saya minta maaf kalau dalam kerumunan-kerumunan tadi buat keresahan atau membuat pihak-pihak yang tidak nyaman atau apa namanya... melakukan pelanggaran. Itu di luar keinginan, tanpa kesengajaan, dan itu memang antusias umat rindu, cinta," ujar Habib Rizieq dalam dialog nasional 212 seperti disiarkan akun YouTube FPI, Rabu (2/12/2020).

Habib Rizieq mengungkapkan kerumunan yang terjadi di sejumlah titik itu di luar kendalinya. Dia menyebut ribuan laskar sudah berusaha mencegah kerumunan tersebut, namun antusiasme massa tak bisa dibendung.

"Saya minta maaf kepada semua masyarakat kalau kerumunan di Bandara, di Petamburan, di Tebet, di Megamendung, terjadi suatu penumpukan yang memang di luar kendali karena antusias," ujar dia.

Permintaan maaf Habib Rizieq kemudian mendapat tanggapan dari pihak kepolisian. Kasus pelanggaran.protokol kesehatan tetap diusut tuntas.

Polda Metro Jaya: Penyidikan Tetap Lanjut

Pihak kepolisian menegaskan proses hukum tetap lanjut terkait kasus kerumunan massa Habib Rizieq di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

"Silakan saja, memang ada beritanya beredar di media bahwa dari pihak 212 sudah meminta maaf kerumunan yang terjadi di Petamburan maupun juga di bandara. Itu silakan minta maaf kepada rakyat Indonesia lah, khususnya rakyat Jakarta ini silakan. Tetapi penyidikan akan tetap berjalan ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (2/12/2020).

Yusri menegaskan proses penyidikan kasus kerumunan di Petamburan tetap berlanjut meski Habib Rizieq sudah meminta maaf.

Yusri mengatakan pihaknya akan mengusut tuntas pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di Petamburan.

"Penyidikannya tetap berjalan entah pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di area Petamburan pada saat adanya akad nikah dari anaknya Saudara MRS," jelas Yusri.

Polda Jawa Barat: Kasus Kerumunan di Megamendung Berlanjut

Setali tiga uang, sikap Polda Jawa Barat sama dengan Polda Metro Jaya. Meski Habib Rizieq minta maaf, polisi menegaskan penyidikan kasus kerumunan di Megamendung Bogor tetap berlanjut.

"Selama ini proses masih berjalan," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago saat dikonfirmasi, Kamis (3/12/2020).

Erdi mengatakan proses penyidikan atas kasus itu tetap berlangsung. Penyidik saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
Sudah ada belasan saksi yang diperiksa selama dua hari berturut.

Selama ini proses masih berjalan, karena sekarang masih ada pemanggilan saksi-saksi. Saksi yang telah diperiksa terdiri dari perangkat kewilayahan di Megamendung hingga unsur Pemda Bogor. Sementara pihak penyelenggara, dijadwalkan akan diperiksa pada tanggal 8 Desember 2020.

"Selama ini masih berjalan. Karena sekarang masih ada pemanggilan saksi-saksi," tuturnya.

Pentolan FPIHabib Rizieq mengunjungi Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor. Para santri antusias menyambut kedatangan Rizieq.

Dalam kegiatan itu terjadi kerumunan massa. Sebagian massa bahkan ada yang tak mengenakan masker.

(aan/idn)