Alasan KPK Baru Tahan Rizal Djalil Usai Setahun Jadi Tersangka Kasus SPAM

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 20:42 WIB
KPK menahan dua tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR.
Mantan Anggota BPK Rizal Djalil saat ditahan KPK. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK mengungkap alasan soal penahanan yang baru dilakukan terhadap mantan anggota BPK Rizal Djalil dalam perkara suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR. Rizal telah menyandang status sebagai tersangka selama setahun. Apa alasan KPK?

"Ini apakah sejauh mana pengembangan kasus ini, apakah KPK tidak menjalani ke pihak lain, tentu ini adalah bukti bahwa KPK saat ini terus mengembangkan, karena itu kemudian dari September 2019 diperiksa, kami tindak lanjuti dan baru kami kemudian tahan pada hari ini," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat jumpa pers di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2020).

Ghufron menjabarkan penahanan hari ini untuk melakukan pengembangan terkait perkara kasus SPAM. Ghufron menyebut pihaknya ingin memastikan ada atau tidaknya keterlibatan pihak lain dalam perkara ini.

"Itu dalam rangka untuk juga mendalami pada keterlibatan pihak yang lain, itu bukti kami bahwa akan terus mengembangkan," katanya.

Sementara itu, Rizal Djalil turut bicara perihal kasus yang menjeratnya ini. Rizal mengklaim dia tidak menerima uang sepersen pun dalam perkara ini.

"Yang terkait dengan suap pribadi dan anak saya pribadi, saya ingin menegaskan bahwa saya tidak pernah menerima uang dari saudara yang disebutkan sebagai pemberi tadi," kata Rizal kepada wartawan di gedung KPK.

Selanjutnya
Halaman
1 2