Polisi Koordinasi ke Kominfo Minta Take Out Video Azan 'Jihad' di Medsos

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 18:15 WIB
Polda Metro tangkap penyebar video azan jihad yang viral di medsos.
Polda Metro tangkap penyebar video azan jihad yang viral di medsos. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Polisi telah menangkap tersangka penyebar video azan yang diselipkan kalimat 'hayya alal jihad'. Selanjutnya Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Kominfo untuk menurunkan video-video azan 'jihad' yang tersebar viral di media sosial.

"Kami masih mengembangkan dan berkoordinasi dengan Kominfo untuk bisa menurunkan video tersebut yang beredar di media sosial," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Yusri mengatakan pihaknya meminta Kominfo menurunkan video tersebut karena dapat menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

"Karena ini bisa mengganggu dan menimbulkan kegaduhan, provokasi yang sifatnya SARA. Ini yang masih kita lakukan koordinasi yang baik dengan Kominfo dan Dittipidsiber," imbuhnya.

Hal senada diungkap oleh Kasubdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Dhany Aryanda. Dhany mengatakan, pihaknya menangkap pelaku untuk mengantisipasi kesalahpahaman di masyarakat terkait penyebaran video azan 'jihad' tersebut.

"Jadi maksud dari kepolisian adalah untuk mengurangi atau mencegah kesalahpahaman di masyarakat mengenai video yang sudah masif dan sudah tersebar sehingga kita melakukan penangkapan kepada pelaku yang telah mengunggah tersebut," tutur Dhany.

Simak penjelasan polisi di halaman selanjutnya.