Polisi Usut Grup WA Muslim Cyber One Sumber Video Azan 'Jihad'

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 17:12 WIB
Jakarta -

Pria berinisial H (32) ditangkap atas dugaan penyebaran video azan yang diselipkan lafaz 'hayya alal jihad' yang viral di media sosial. Tersangka H mengaku mendapatkan video tersebut dari sebuah grup WhatsApp Forum Muslim Cyber One (FMCO News).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya akan mendalami grup WA tersebut. Ini dilakukan juga untuk menggali motif pelaku.

"Motifnya dia hanya untuk menyebarkan saja, karena kami masih dalami apa grup itu," kata Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Yusri mengatakan pelaku sudah tergabung dalam grup WA FMCO News sejak 2017. Video-video azan 'jihad' itu disebar melalui grup WA tersebut.

"Modusnya memang masuk ke grup WA FMCO News kemudian dia menemukan unggahan video yang ada di grup tersebut itulah yang dia menyebarkan secara masif dan pertama," tuturnya.

Menurut Yusri, pihaknya kini masih mendalami temuan grup WhatsApp tersebut. Selain itu, penyidik masih menggali terkait peran pelaku dalam grup tersebut.

"Kami masih dalami apa grup itu, kemudian apa perannya di grup itu maksud dan tujuan dia menyebarkan secara masif untuk apa ini masih kita dalami," sebut Yusri.

Yusri mengatakan pihaknya belum mau menyimpulkan apakah grup tersebut terafiliasi dengan kelompok tertentu. Yusri menambahkan pihaknya masih terus mem-profiling grup FMCO News tersebut.

"Masih kami dalami semua, masih kami profiling karena ini kan sudah membuat kegaduhan di masyarakat," tutur Yusri.

Tersangka H ditangkap di rumahnya di Cakung, Jakarta Timur pada Rabu (2/12). Atas perbuatannya tersebut, pelaku H kini dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A ayat 2 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video azan dengan menyelipkan lafaz 'hayya alal jihad' viral di media sosial. Dalam narasi di video tersebut, tertulis seruan itu merupakan respons beberapa warga atas pemanggilan Habib Rizieq Shihab oleh polisi terkait kasus kerumunan di Petamburan.

Simak tanggapan FPI di halaman selanjutnya.