KPK Panggil Rizal Djalil Tersangka Kasus Korupsi SPAM di Kemen PUPR

Wilda Nufus - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 11:17 WIB
Penampakan Gedung Baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan
Foto: Rachman Haryanto/detikcom
Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR. Hari ini KPK memanggil mantan anggota BPK Rizal Djalil untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus ini.

"RD, mantan anggota BPK RI, tersangka TPK suap terkait proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR tahun anggaran 2017-2018," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (3/12/2020).

Selain itu, KPK memanggil Komisaris Utama PT Minarta Duta Hutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo, hari ini. Leonardo juga diperiksa sebagai tersangka dalam perkara ini.

"LJP, Komisaris Utama PT Minarta Duta Hutama, tersangka TPK suap terkait proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR tahun anggaran 2017-2018," tutur Ali.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Leonardo Jusminarta Prasetyo bersama anggota BPK Rizal Djalil sebagai tersangka. Keduanya dijerat dalam pengembangan kasus yang berawal dari OTT pada 2018.

Rizal diduga mengatur agar PT MD mendapatkan proyek di lingkungan Direktorat SPAM, yaitu proyek SPAM Jaringan Distribusi Utama (JDU) Hungaria dengan pagu anggaran Rp 79,27 miliar.

Rizal diduga mendapat suap SGD 100 ribu. KPK pada awalnya menjerat delapan orang sebagai tersangka. Kedelapan orang itu saat ini sudah divonis bersalah menerima dan/atau memberikan suap.

(aik/aik)