Ini Pesan Wali Kota Bogor ke 3 Direksi Baru PDAM Tirta Pakuan

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 11:07 WIB
Pemkot Bogor
Foto: Pemkot Bogor
Jakarta -

Wali Kota Bogor Bima Arya punya caranya tersendiri ketika melantik tiga direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor periode 2020-2025. Ia melantik ketiganya di Bumi Menteng Asri, Bogor Barat karena banyak keluhan warga terkait PDAM di wilayah tersebut dan berharap bisa langsung direspon oleh direksi yang baru.

"Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tercatatkan menoreh banyak sekali prestasi dalam berbagai macam aspek. Sesuatu yang tentunya sangat kita banggakan. Namun di lapangan masih banyak keluhan-keluhan dari warga," ungkap Bima dalam keterangan tertulis, Kamis (3/11/2020).

Adapun ketiga direksi yang dilantik adalah Direktur Utama Rino Indira, Direktur Umum Rivelino Rizky dan Direktur Teknik Ardani Yusuf.

Bima menambahkan, banyak keluhan dari warga disampaikan langsung kepada dirinya, baik melalui pesan WhatsApp maupun sosial media. Menurutnya, banyak yang tidak paham mengapa sambungan air di rumahnya tidak pernah lancar bahkan sampai hitungan minggu.

Bima pun menjelaskan tugas dari PDAM adalah untuk mengimplementasi business plan yang sudah untuk menyelesaikan persoalan struktural seperti kualitas sambungan, kebocoran air, dan juga persoalan lainnya yang membuat warga mengeluh.

"Jadi saya minta direksi betul-betul fokus bukan saja aspek kuantitas menambah sambungan tapi kualitas yang sudah ada, Kepuasan pelanggan diatas segalanya. Penghargaan membuat kita bangga tapi kepuasan dari pelanggan adalah prasyarat utama," tandasnya.

Selain pembenahan secara struktural, Bima juga meminta agar komunikasi kepada warga dibenahi. Tak hanya kepada warga tapi juga aparatur wilayah setempat seperti camat dan lurah agar satu persoalan dapat dikomunikan dengan baik.

"Masa semuanya masuk ke wali kota, masa semuanya harus wali kota yang menjelaskan. PDAM harus mampu untuk berkomunikasi dengan semua, termasuk dengan aparatur di wilayah sehingga Camat dan Lurah bisa menjelaskan apa yang terjadi. Jadi saya minta benahi aspek komunikasinya, benahi juga tataran teknis di lapangan," ujar Bima.

Bima Arya juga berpesan kepada para direksi yang baru untuk menjaga soliditas internal dan eksternal. Ia pun mengatakan sebagai generasi muda PDAM ketiganya bisa selalu meminta masukan dari pada senior di PDAM dan berkoordinasi dengan Muspida lainnya.

Ucapan terima kasih juga tidak lupa disampaikan Bima Arya kepada Dirut dan Dirtek sebelumnya yang sudah menjalani amanah sangat lama di PAD dan membawa PDAM sebagai lembaga/perusahaan yang punya prestasi mentereng.

"Saya ucapkan terima kasih secara khusus kepada Pak Deni (Dirut sebelumnya) dan Pak Ade (Dirtek sebelumnya) yang telah berkhidmat sangat lama di PDAM, berjuang dengan sangat lama di PDAM, sehingga membawa PDAM sebagai lembaga/perusahaan yang memiliki banyak catatan prestasi. Saya mohon kiranya masih berkenan apabila Pak Deni dan Pak Ade masih memberikan saran, sumbang pikiran dan tenaga bagi direksi yang masih muda dan baru ini," tuturnya.

Sementara itu Dirut Tirta Pakuan Kota Bogor baru Rino Indira mengatakan, pihaknya akan fokus terhadap kepuasan pelanggan. Setidaknya ada 4 faktor yang akan dilakukan oleh RIno antara lain ketersediaan air. kualitas air yang bagus, kuantitasnya ada dan terjangkau.

"Nah empat hal itu yang coba kita kejar, salah satunya tadi sudah tidak mungkin kita mengandalkan tabungan air di pipa-pipa. Jadi kita harus perbanyak tandon tandon air atau reservoir mini di daerah pemukiman. Kita lakukan secara bertahap," ungkap Rino.

Rino pun mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan survei kepuasaan pelanggan untuk mempelajari pola konsumen yang berubah. Dari situ juga PDAM akan melihat apa yang harus ditingkatkan dan apa yang harus dibenahi.

"Kedua kita akan melakukan peningkatan kapasitas air di reservoir Merdeka, setelah itu kita akan melakukan sodetan ke arah sini (Menteng). Mudah-mudahan di reservoir Merdeka dialirkan ke sini dengan jaringan yang baru dan ini akan berlaku untuk semua daerah yang mengalami keluhan yang sama," pungkasnya.

(ega/ega)