Ustaz Abdul Somad Turun Kampanye, PKS Minta Akhyar Tetap Kerja Keras

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 17:51 WIB
Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/11/2020).
Mardani Ali Sera (Rahel/detikcom)
Jakarta -

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi (AMAN), mendapat dukungan kampanye dari Ustaz Abdul Somad (UAS). Elite PKS Mardani Ali Sera menilai dukungan UAS tanpa ada usaha dari pihak Akhyar-Salman tak cukup.

"Dukungan UAS tanpa ada usaha pihak AMAN mendekati pemilih tetap belum dapat menarik pemilih," kata Mardani kepada wartawan, Selasa (1/12/2020).

Anggota Komisi II DPR RI ini menyebut tidak ada yang bisa memaksa Ustaz Abdul Somad dalam memberi dukungan. Ia juga mengatakan tim kampanye Akhyar-Salman tetap harus bekerja efektif di Pilkada Medan.

"AMAN tetap harus kerja keras untuk memenangkan Pilkada Medan. Tidak ada yang bisa memaksa UAS," ujar Mardani.

Selain itu, Mardani mengatakan pernyataan dukungan terhadap paslon di Pilkada tidak harus selalu diungkapkan oleh tim kampanye. Ia pun mengapresiasi Ustaz Abdul Somad yang mendukung Akhyar-Salman di Pilkada Medan.

"Kedua, apresiasi pada Ustaz Abdul Somad yang dengan tulus menyampaikan dukungannya. Ketiga, pernyataan dukungan tidak harus dari tim kampanye," ujarnya.

Seperti diketahui, Ustaz Abdul Somad (UAS) mengkampanyekan pasangan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi agar memenangi Pilkada Medan. UAS memberikan dukungan lewat video yang dia buat.

Dilihat detikcom pada Senin (30/11), ada beberapa video yang menunjukkan UAS sedang bersama Akhyar dan Salman. Di video pertama, UAS menjelaskan tim kampanye Akhyar-Salman harus datang dari pintu ke pintu untuk melakukan kampanye.

Dalam video lainnya, UAS bersama Akhyar dan Salman terlihat saling berpegangan tangan. Di sini UAS mengajak masyarakat Kota Medan memilih pasangan Akhyar-Salman.

"Sehebat-hebatnya, sehiruk-pikuknya kampanye sekarang tidak bisa di tanah lapang, tidak bisa di stadion. Maka tim Akhyar-Salman mesti ketuk pintu ke pintu, mesti bisa mempengaruhi orang sampai tanggal 9 Desember, mesti mencoblos nomor 1," kata UAS dalam video itu.

Selanjutnya
Halaman
1 2