NasDem: Idealnya Ustaz Abdul Somad Tak Berpihak ke Siapa Pun

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 17:45 WIB
Komisi II DPR mengkaji jenis-jenis sanksi yang akan diberikan kepada peserta Pilkada yang melanggar protokol kesehatan.
Saan Mustopa (Azizah/detikcom)
Jakarta -

Ustaz Abdul Somad (UAS) mengkampanyekan pasangan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi dalam Pilkada Medan. Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa menilai ustaz sebaiknya tidak berpihak.

"Kan banyak juga mungkin jamaah Ustaz Somad yang punya pilihan beda-beda kan. Nah idealnya memang Ustaz Somad itu tidak berpihak siapa pun karena posisinya sebagai ustaz yang sudah punya nama kan," kata Saan, Selasa (1/12/2020).

Menurut Saan, sosok ustaz seharusnya menjadi milik semua kalangan masyarakat. Ia berharap Ustaz Abdul Somad dapat bersikap sebagai penengah antara paslon di Pilkada Medan.

"Idealnya ustaz itu kan milik semua kalangan, apalagi ustaz sekelas Abdul Somad kan yang terkenal dan sebagainya," kata Saan.

"Kalau dari kacamata saya secara pribadi, idealnya dia (Abdul Somad) menempatkan di tengahlah," imbuhnya.

Kendati demikian, Ketua DPP Partai NasDem ini menghargai pilihan yang diambil Ustaz Abdul Somad untuk mengkampanyekan salah satu calon di Pilkada Medan. Sebab, hal itu merupakan hak politik Ustaz Abdul Somad.

"Ya kan kalau pilihan politik kan hak masing-masing, hak pribadi masing-masing ya. Termasuk Ustaz Abdul Soamd juga punya hak untuk menentukan pilihan hak politiknya. Tentu kita juga harus menghargai apa pilihan politiknya Ustaz Abdul Somad ketika di Pilkada mengkampanyekan Pak Akhyar," katanya.

Untuk diketahui, Ustaz Abdul Somad mengkampanyekan pasangan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi agar memenangi Pilkada Medan. UAS memberikan dukungan lewat video yang dia buat.

"Sehebat-hebatnya, sehiruk-pikuknya kampanye sekarang tidak bisa di tanah lapang, tidak bisa di stadion. Maka tim Akhyar-Salman mesti ketuk pintu ke pintu, mesti bisa mempengaruhi orang sampai tanggal 9 Desember, mesti mencoblos nomor 1," kata UAS dalam sebuah video dilihat detikcom, Senin (30/11).

Selanjutnya
Halaman
1 2