Cerita Haru 4 Bocah-1 Difabel Sempat Hilang Saat Gunung Lewotolok Erupsi

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 12:19 WIB
Gunung Api Ili Lewotolok mengeluarkan material vulkanik saat erupsi di Kabupaten Lembata, NTT, Minggu (29/11/2020). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menaikkan status gunung api itu dari semula waspada menjadi siaga setelah melihat situasi gunung api yang terus melontarkan batu atau larva pijar. ANTARA FOTO/Aken Udjan/KH/aww.
Gunung Ili Lewotolok saat erupsi pada Minggu (29/11) lalu (Foto: Antara Foto/Aken Udjan)
Jakarta -

Empat bocah dan lelaki difabel di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), sempat hilang saat terjadi erupsi Gunung Ili Lewotolok. Kelimanya ditemukan dalam kondisi selamat.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Johannes Bangun mengatakan kelima orang tersebut diduga hilang saat terjadi erupsi Gunung Lewotolok pada Minggu (29/11) sekitar pukul 20.00 Wita.

Warga lalu berkoordinasi untuk melakukan pencarian bersama.

Empat bocah dan seorang penyandang difabel sempat hilang ketika Gunung Ili Lewotolok erupsi pada Minggu (29/11) lalu (dok Polda NTT)Mereka ditemukan dalam kondisi lemas dan lapar (Foto: dok. Polda NTT)

"Kepala Desa Waienga melakukan komunikasi dengan pejabat Kepala Desa Lamalela via telepon yang mengatakan bahwa 'Tolong mengerahkan warga masyarakat Desa Lamalela untuk membantu melakukan pencarian terhadap lima anak Desa Waienga yang lari ketakutan akibat erupsi Gunung Lewotolok yang diperkirakan lari menuju ke arah pegunungan sekitar Desa Lamalela," jelas Kombes Johannes dalam keterangan tertulis, Selasa (1/12/2020).

Johannes menuturkan Kepala Desa Lamalela kemudian mengumumkan menggunakan pengeras suara soal informasi tersebut. Korban hilang saat erupsi Gunung Lewotolok pukul 20.30 Wita. Pencarian di awal tak membuahkan hasil karena empat bocah dan satu difabel itu tak ditemukan hingga langit gelap.

Pencarian dilanjutkan pada pagi harinya. Kelima korban akhirnya bisa ditemukan.

Selanjutnya
Halaman
1 2