Sebulan Bertikai Gegara Lahan-Tewaskan 1 Orang, 2 Desa di Jambi Berdamai

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 11:50 WIB
Pertikaian dua desa di Jambi diselesaikan secara damai lewat hukum adat (dok Istimewa)
Foto: Pertikaian dua desa di Jambi diselesaikan secara damai lewat hukum adat (dok Istimewa)
Jambi -

Konflik antardesa di Kabupaten Kerinci, Jambi, terjadi pada akhir Oktober lalu hingga mengakibatkan satu warga tewas. Konflik tersebut diakhiri damai secara adat.

Desa yang terlibat konflik ialah warga Desa Muak dan Desa Semerap. Para tokoh adat (depati) sudah dipertemukan dan dicapai kesepakatan damai.

"Hasil mediasi ini, kita berharap tidak ada lagi permasalahan ke depannya, karena para depati sudah saling bertemu dan sepakat," kata Kapolda Jambi Irjen A Rachmad Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/12/2020).

Untuk diketahui, konflik dua desa tersebut terjadi pada Minggu (25/10). Konflik diawali pembakaran ladang warga Desa Semerap oleh warga Desa Muak yang berujung kemarahan warga Semerap. Warga Semerap lalu menuju perbatasan Desa Muak dengan membawa tombak dan parang.

Warga Semerap lalu memblokir jalan dengan kayu besar. Sempat terjadi gesekan antarwarga kedua desa yang menyebabkan tertembaknya seorang warga oleh senjata api rakitan.

Korban penembakan akhirnya meninggal di rumah sakit. Pihak pemda dan aparat TNI-Polri saat itu langsung terjun ke lokasi dan mendinginkan suasana.

"Dimediasi secara hukum adat dengan penandatanganan kesepakatan damai oleh pemangku adat Desa Semerap, M Nasir, Rio Genti Merajo Desa Muak atas nama Sa'ad dan Depati Rencong Telang," jelas Rachmad.

Penandatanganan kesepakatan damai antara kedua desa tersebut dilakukan di Ruman Dinas Wabup Kerinci pada Senin (30/11). Hal itu disaksikan oleh Rachmad, Wabup Kerinci H Ami Taher, Kabinda Jambi Brigjen Irawan David Syah, Kasi Log Korem 042/Gapu Kolonel Inf Budi S, pejabat utama Polda Jambi, Kapolres Kerinci AKBP Agung W Nugroho, Kasdim 0417/Kerinci dan tokoh masyarakat desa.

Apa isi kesepakatan damai antara dua desa ini? Silakan baca di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2