Komplotan Begal Sepeda Jaksel-Tangsel Dibekuk, Pimpinannya Tewas Didor

Izzata - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 19:42 WIB
Polisi tangkap komplotan begal sepeda di Jaksel dan Tangsel
Foto: Polisi tangkap komplotan begal sepeda di Jaksel dan Tangsel (Izzata/detikcom)
Jakarta -

Polisi menangkap komplotan pelaku begal sepeda yang kerap beroperasi di Jakarta Selatan dan Tangsel. Dari 6 pelaku, salah satunya adalah pimpinan kelompok tewas ditembak karena melawan polisi.

"Ada 1 orang pelaku berinisial F yang merupakan pemimpin. Dirinya berperan mengatur rencana pembegalan. Sayangnya saat ditangkap, si pelaku tertembak di dada kiri dan meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada Senin (30/11/2020)

Keenam pelaku memiliki perannya masing-masing, yakni 3 orang sebagai pelaku begal ( A, F, dan P) dan 3 lainnya (MM, SF, DR) sebagai penadah. Polisi juga menyebut ada 1 pelaku yang berstatus DPO dengan inisial A yang berperan sebagai penadah.

Mereka telah melakukan aksinya di 3 wilayah Jaksel dan Tangsel sejak 21 November 2020 lalu, yakni di Terminal Blok M, Bintaro Sektor 7 dan daerah Setiabudi. Modusnya, mengincar korban yang sedang bersepeda maupun berolahraga.

"Modus pelaku yaitu dengan mengincar masyarakat yang lengah dan sedang membawa handphone. Tersangka langsung merampas dan membawa kabur dengan mengendarai sepeda motor," jelasnya.

Para pelaku ditangkap Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dipimpin oleh Kompol Handik Zusen, AKP Rulian Syauri, AKP Tomy Haryono dan AKP Steven Chang.

Dari penangkapan, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan saat melakukan aksi serta beberapa unit handphone. Ada pula, sepeda yang berhasil ditemukan saat hendak dijual oleh para penadah.

Polisi masih terus mendalami komplotan lainnya yang kemungkinan terkait dengan aksi pembegalan di kawasan Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan. Sebab, ada beberapa korban yang enggan melaporkan kejadiannya ke polisi.

"Keenam tersangka dikenai pasal 365 dan pasal 480 sesuai perannya masing-masing dengan ancaman hukuman yakni 3 dan 4 tahun penjara," jelasnya.

Simak video 'Komplotan Begal Sepeda di Jakarta Diringkus, Pimpinannya Tewas Didor':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mea)