Sidang Kasus Suap Pinangki

Adik: Pinangki Transfer Tiap 3-5 Bulan, Sekali Kirim Capai Rp 500 Juta

Zunita Putri - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 17:00 WIB
Jaksa Pinangki Sirna Malasari menjalani sidang lanjutan di PN Tipikor Jakarta, Rabu (21/10/2020). Pinangki tampak berbusana muslim syari.
Pinangki Sirna Malasari (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pinangki Sirna Malasari disebut rutin mengirimkan uang ke adiknya, Pungki Primarini, untuk keperluan rumah tangga. Angka terbesar yang pernah dikirim Pinangki ke adiknya tercatat Rp 500 juta.

"Iya untuk kebutuhan rumah tangga biasanya 5 bulan atau 3 bulan sekali," ucap yang duduk di kursi saksi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Senin (30/11/2020).

Jaksa lantas membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Pungki. Dalam BAP itu disebutkan Pungki menyebut kisaran uang yang pernah dikirim kakaknya itu.

"BAP saudara mengatakan terkadang terdakwa kirim uang ke rekening saya 3 bulan, 5 bulan, atau 6 bulan sekali. Nilai yang dikirim paling dikit Rp 100 juta paling besar Rp 500 juta ke rekening BCA? Apa benar keterangan saksi?" tanya jaksa.

Keterangan itu diamini Pungki. Jaksa pun menanyakan perihal sadar-tidaknya adik Pinangki bahwa jumlah kiriman uang itu tidak sedikit.

"Apa Saudara nggak sadar dikirim itu uang banyak? Uang itu dari mana Saudara tahu?" tanya jaksa lagi.

"Tidak, karena dari dulu juga gitu sejak suami pertama, Mas Joko (Djoko Budiharjo/suami pertama Pinangki)," jawab Pungki.

Selain itu, rupanya Pungki pernah dibelikan mobil oleh Pinangki. Namun Pungki mengaku tidak tahu berapa harga mobil yang dibelikan kakaknya itu.

"Apa saudara pernah dibelikan Mercedes-Benz E-300?" tanya jaksa.

"Itu tahun 2017," jawab Pungki.

"Mobil baru?" tanya jaksa lagi.

"Iya," jawab Pungki.

Dalam sidang ini, yang duduk sebagai terdakwa adalah Pinangki Sirna Malasari. Dalam dakwaan, Pinangki disebut menguasai USD 450 ribu yang diduga berasal dari Joko Soegiarto Tjandra atau Djoko Tjandra. Jaksa menyatakan, pada 2019-2020, Pinangki menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul harta kekayaannya yang berasal dari kasus korupsi itu dengan cara menukarkan uang USD 337.600 di money changer atau senilai Rp 4,7 miliar.

Pinangki juga disebut jaksa menyamarkan asal-usul uang korupsi dengan membeli sejumlah kendaraan sekaligus melakukan operasi kecantikan. Salah satu kendaraan yang dibeli adalah BMW X-5, yang harganya Rp 1,7 miliar.

(zap/dhn)