Sidang Kasus Suap Pinangki

Suami Ungkap Pinangki Punya Brankas Isi Tumpukan Mata Uang Asing

Zunita Putri - detikNews
Senin, 16 Nov 2020 16:58 WIB
Terdakwa, jaksa Pinangki kembali menghadiri sidang kasus suap di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2020) dengan agenda eksepsi. Eksepsi diajukan oleh tim kuasa hukum. Sementara Pinangki tidak membuat eksepsi, hanya menulis catatan yang ia berikan kepada jurnalis usai sidang selesai.
Pinangki Sirna Malasari (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pinangki Sirna Malasari disebut memiliki brankas di salah satu apartemennya. Isi dari brankas itu berupa tumpukan uang dari mata uang asing.

Hal itu diungkap suami Pinangki, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, saat bersaksi dalam persidangan. Yogi mengaku tahu soal brankas itu sejak 2018.

"Saya melihat brankas, karena brankas ditaruh di lemari pakaian. Jadi kalau di Apartemen Essence itu lorongnya masuk ke ruangan, itu lemari kiri-kanan kemudian ada Pinangki taruh brankas," kata Yogi dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Senin (16/11/2020).

"Saya hanya lihat sekali itu pada saat dia buka pas mau ambil baju, karena selama ini kuncinya punya dia sendiri. Itu brankas punya dia, jadi saya nggak pernah atau punya akses untuk membuka itu," katanya.

Yogi mengaku tidak memiliki akses ke brankas itu. Selama ini pun Yogi juga tidak menanyakan perihal itu ke Pinangki.

"Apa yang dilihat?" tanya hakim Agus Salim.

"Ada tumpukan uang. Uang mata uang asing pasti bukan rupiah," kata Yogi.

Yogi mengaku tidak tahu berapa tumpukan itu. Dia juga tidak menjelaskan berapa diameter brankas itu.

"Nggak pasti, saya nanti menduga-duga. Tapi saya melihat ada (uang mata asing)," kata Yogi.

Yogi mengaku tidak mencari tahu dari mana Pinangki mendapat uang itu. Yang dia tahu, istrinya memiliki simpanan uang.

"Saya nggak tanya saat itu kan saat balik ke Jakarta 2018, saya hanya lihat itu. Ya saya cuma lihat berarti dia punya simpanan uang," ucapnya.

Diketahui, dalam kasus ini Pinangki juga didakwa pasal pencucian uang, yaitu Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. Pinangki juga didakwa terkait permufakatan jahat Pasal 15 jo Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Tipikor subsider Pasal 15 jo Pasal 13 UU Tipikor.

Simak video 'Pinangki Terjerat Hukum, Suami: Saya Tanggung Jawab':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/dhn)