Di HGN 2020 Nadiem Bicara Upaya Tingkatkan Kesejahteraan Guru saat Pandemi

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2020 19:17 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim
Mendikbud Nadiem Makarim (Foto: Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memberi apresiasi kepada seluruh guru Indonesia. Dia mengatakan pemerintah berkomitmen memperjuangkan hak dan kesejahteraan para guru, khususnya di tengah pandemi Corona.

"Perayaan di tengah pandemi momen penting bagi kita semua. Sudah banyak yang kita capai namun masih banyak yang harus kita lakukan bersama, bergotong royong bahu-membahu," kata Nadiem dalam puncak peringatan HUT ke-75 PGRI dan Hari Guru Nasional yang disiarkan kanal YouTube PB PGRI, Sabtu (28/11/2020).

Dia menyebutkan pemerintah telah memberikan bantuan kuota data internet dan subsidi upah kepada 2 juta pendidik dan tenaga pendidik honorer atau non-PNS.

"Kami berusaha sungguh-sungguh agar pembelajaran tak terhenti dan ekonomi guru terlindungi. Kami upayakan para guru di seluruh Indonesia dapat memberikan pembelajaran terbaik dan menyenangkan untuk generasi penerus bangsa," ujar Nadiem.

Nadiem mengatakan pemerintah juga mendukung guru di Indonesia dengan rencana seleksi guru honorer untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021. Kebijakan ini telah dibahas bersama Wakil Presiden, Menteri Keuangan, KemenPAN-RB, Kemendagri, dan BKN pada Selasa (23/11).

"Ini bentuk komitmen pemerintah untuk memperjuangkan hak guru dan menyelesaikan permasalahan guru honor secara bertahap," jelasnya.

Dia melanjutkan, tahun ini pemerintah daerah juga didorong untuk segera mengusulkan formasi kebutuhan guru kepada KemenPAN-RB. Nadiem juga berharap perwakilan PGRI di berbagai daerah turut mengawal dan mendorong proses tersebut demi meningkatkan kesejahteraan para guru.

Dia juga menilai PGRI telah memberi banyak masukan kepadanya untuk para guru di Indonesia. Lalu dia menyebutkan sejumlah kebijakan yang dibuat demi komitmen untuk membangun program 'Merdeka Belajar'.

Selanjutnya
Halaman
1 2