Round-up

Pertarungan Jaksa Vs Jerinx SID Berlanjut ke Pengadilan Tinggi

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2020 05:15 WIB
Jerinx SID.
Foto: Jerinx SID (Angga Riza/detikcom)
Denpasar -

Kasus ujaran 'IDI kacung WHO' yang menjerat I Gede Ari Astina alias Jerinx SID kini bergulir di Pengadilan Tinggi. Hal itu karena kedua pihak, baik Jerinx maupun jaksa penuntut umum, mengajukan banding atas putusan pengadilan tingkat pertama.

Kasus ini berawal ketika Jerinx dilaporkan IDI Bali karena materi posting-an Instagram-nya, @jrxsid pada 13 Juni. Dalam posting-an Jerinx menyebut IDI sebagai kacung WHO.

Kemudian, polisi melakukan gelar perkara. Jerinx pun ditetapkan jadi tersangka dalam kasus ujaran kebencian.

"Udah... udah (tersangka), dia memenuhi panggilan sebagai tersangka, udah kita periksa, terpenuhi alat bukti, terpenuhi unsur deliknya," kata Dirkrimsus Polda Bali Kombes Kus Yuliar Nugroho kepada detikcom, Rabu (12/8).

Kasus itu kemudian bergulir di pengadilan. Jerinx diadili di Pengadilan Negeri Denpasar.

Jaksa mengatakan terdakwa Jerinx sengaja membuat posting-an di akun Instagram-nya karena akan mendapat perhatian dari masyarakat. Posting-an dalam perkara ini yakni pada 13 dan 15 Juni 2020.

Posting-an Jerinx pada 13 itu berisi kalimat terkait IDI kacung WHO. Sementara posting-an pada 15 berisi soal dokter meninggal hingga menyinggung soal COVID-19 konspirasi.

I Gede Ary Astina alias Jerinx didakwa melanggar Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP. JPU juga memberikan dakwaan alternatif atau kedua.

Kemudian majelis hakim menjatuhkan vonis terhadap I Gede Ari Astina alias Jerinx SID dalam kasus ujaran 'IDI kacung WHO'. Jerinx divonis 1 tahun 2 bulan penjara. Vonis ini lebih rendah dari tuntutan jaksa yakni 3 tahun penjara.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu selama 1 tahun dan 2 bulan dan pidana denda sejumlah 10 juta rupiah dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti kurungan 1 bulan," ujar Ketua Majelis Hakim Ida Ayu Adnyana Dewi di PN Denpasar, Kamis (19/11).

Simak juga video 'Ribut-ribut Jerinx Selama Pandemi Corona Berujung Vonis Penjara':

[Gambas:Video 20detik]



Jerinx SID dan jaksa penuntut umum mengajukan banding atas putusan PN Denpasar. Simak selengkapnya di halaman berikutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2