Djoko Tjandra Soal Suap 2 Jenderal: Semua Diserahkan ke Tommy Sumardi

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 02:59 WIB
Jaksa mendakwa Djoko Tjandra memberi suap 2 jenderal Polri berkaitan dengan menghapus status buron Djoko Tjandra. Ia didakwa bersama rekannya, Tommy Sumardi.
Djoko Tjandra (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Djoko Tjandra mengaku tidak tahu menahu soal perbuatan rekannya Tommy Sumardi yang menyuap dua jenderal Polri terkait red notice Djoko Tjandra. Djoko Tjandra menyebut semua urusan terkait pertanyaan status DPO diserahkan ke Tommy Sumardi.

"Saya cuma pikirin red notice DPO saya dicabut, saya bisa ke Indonesia, segala sesuatu proses itu saya serahkan semua ke konsultan saya Pak Tommy," kata Djoko Tjandra di PN Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (26/11/2020).

"Tommy ada cerita saya ketemu dengan a,b,c,d?" kata jaksa bertanya.

"Nggak, saya nggak tahu Pak Tommy gimana, saya percaya aja," jawab Djoko Tjandra.

Djoko Tjandra mengakui memberikan uang ke Tommy sebanyak USD 500 ribu dan SGD 200 ribu untuk membayar jasa Tommy. Djoko Tjandra mengaku tidak tahu kalau uang itu diberikan ke Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Utomo berkaitan dengan status DPO Djoko Tjandra.

Uang itu diserahkan Djoko Tjandra melalui sekretarisnya bernama Nurmawan Fransisca dan sopirnya bernama Nurdin. Uang itu adalah uang milik Djoko Tjandra yang berada di brankas di Indonesia.

"Uang saya di sini banyak. Sekalipun saya di luar negeri, saya punya banyak uang. Saya selalu siapkan uang cash di brankas saya, brankas pribadi. Yang tahu nomor (brankas) cuma Sisca, saya pun tidak tahu nomornya," beber Djoko Tjandra.

Berikut rincian pengiriman uang Djoko Tjandra ke Tommy Sumardi:
27 April 2020, USD 100 ribu
28 April 2020, SGD 200 ribu
29 April 2020, USD 100 ribu
4 Mei 2020, USD 150 ribu
12 Mei 2020, USD 100 ribu
22 Mei 2020, USD 50 ribu

Dalam persidangan ini, Tommy Sumardi yang duduk sebagai terdakwa pun membenarkan keterangan Djoko Tjandra. Tommy mengakui dia tidak melaporkan uang ini digunakan untuk apa saja.

"Saksi tidak mengetahui ya uang yang dikirim saksi ke mana saja?" tanya hakim ketua Muhammad Damis.

"Iya dia (Djoko Tjandra) bilang terserah you kau bawa ke mana (uangnya)," jawab Tommy.

Selengkapnya di halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2