Tawuran Maut Geng Pelajar di Jakut Berawal dari Saling Ejek di Medsos

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 26 Nov 2020 17:19 WIB
Polisi tangkap pelaku tawuran di Koja yang tewaskan remaja 13 tahun.
Polisi tangkap pelaku tawuran di Koja yang tewaskan remaja 13 tahun. (Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Jakarta -

Seorang pelajar berinisial I (13) tewas setelah dibacok dalam aksi tawuran di Koja, Jakarta Utara. Polisi menyebut, kejadian ini diawali aksi saling ejek di media sosial.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko mengungkap awalnya perseteruan antara 2 geng anak, yakni STAME dan RTB, di media sosial. Kedua kelompok ini kemudian sepakat untuk bertemu di Jalan Perjuangan, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, pada Senin (23/11/2020).

"Kasus ini merupakan kasus fenomena terhadap anak di mana 2 geng ini sering berseteru di medsos, Facebook, Instagram, dan sebagainya. Karena sering saling ejek di medsos, mereka berjanji merealisasikan berseteru di lapangan, artinya kopi darat ketemu di darat. Satu gengnya bernama STAME, yang satu lagi bernama RTB," ujar Sudjarwoko di Polsek Koja, Jakarta Utara, Kamis (26/11).

Ketika bertemu, rupanya geng RTB tidak sebanding dengan geng STAME. Geng RTB yang hanya berjumlah 3 orang pun akhirnya memutuskan melarikan diri.

"Ketika terjadi pertemuan antara geng STAME dan RTB ini, ternyata kekuatan tidak berimbang. Yang geng STAME ini 10 orang, sedangkan RTB ini 3 orang. Pada saat bertemu karena jumlahnya cuma 3 orang kabur menyerah, sambil melarikan diri," tuturnya.

Tidak berhenti di situ, STAME mengejar anggota geng RTB, termasuk korban. Nahas bagi korban, dia terkena lemparan kayu sehingga jatuh.

Simak kronologi selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2