Pengambilan Keputusan Prolegnas Prioritas 2021 Ditunda Besok

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 22:54 WIB
Pembangunan gedung baru untuk DPR RI menuai kritikan berbagai pihak walaupun Ketua DPR Setya Novanto menyebut Presiden Jokowi telah setuju pembangunan tersebut. Tetapi Presiden Jokowi belum teken Perpres tentang pembangunan Gedung DPR. Lamhot Aritonang/detikcom.
Gedung DPR/MPR/DPD (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI bersama pemerintah dan DPD RI menyepakati menunda pengambilan keputusan usulan 38 RUU untuk masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021. Hasil ini berdasarkan hasil lobi antara semua fraksi, pimpinan Baleg, pemerintah, dan DPD.

Kesepakatan dalam rapat kerja Baleg DPR RI bersama pemerintah dan DPD RI, di kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/11/2020). Rapat dipimpin oleh Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas dan dihadiri Menkum HAM Yasonna Laoly.

Awalnya, total ada 38 RUU usulan dari DPR, pemerintah, DPD RI. Rinciannya, 25 RUU usulan DPR, 9 RUU usulan pemerintah, 2 RUU usulan DPD RI, dan 2 RUU usulan bersama DPR dan pemerintah.

Usai pandangan fraksi, DPD RI, pemerintah, Ketua Baleg Supratman menawarkan adanya lobi semua pihak. Hal ini dikarenakan ada perdebatan terkait tiga RUU yakni RUU HIP, RUU Ketahanan Keluarga, dan RUU Bank Indonesia agar masuk atau keluar dari Prolegnas Prioritas 2021.

"Oleh karena itu saya menawarkan sebelum kita ambil proses pengambilan keputusan mungkin, kepada teman-teman kita lakukan forum lobi. Sejenak sebelum kita ambil keputusan. Kita undang pemerintah Pak Menteri, DPD dan teman-teman poksi," kata Supratman.

Lobi berlangsung sekitar 30 menit. Diputuskan bahwa pengambilan keputusan 38 usulan RUU Prolegnas Prioritas 2021 ditunda. Pengambilan keputusan sejatinya apakah usulan RUU tersebut sepakat dibawa ke paripurna DPR atau tidak.

"Antara pemerintah, dan fraksi-fraksi di DPR RI terkait keputusan pada malam hari ini terkait dengan tiga Rancangan Undang-Undang tadi yang saya sebutkan, masih fraksi-fraksi masih memerlukan waktu untuk melakukan lobi, pendalaman, dan oleh karena itu kita sudah menyepakati bersama dengan pemerintah, dan DPD, dan DPR RI untuk proses pengambilan keputusan pada malam hari ini kita tunda sampai besok," ujar Supratman.

Forum menyatakan sepakat agar pengambilan keputusan ditunda. Jam rapat pengambilan keputusan akan diinformasikan selanjutnya.

"Nanti waktunya kita akan sampaikan lagi, baik bapak ibu sekalian selesai lah rapat kerja kita pada malam hari ini, dengan ucapkan alhamdulillah rapat saya skors sampai besok pagi," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2