Menteri Edhy Prabowo Ditangkap KPK soal Benih Lobster, PD: Sudah Kami Ingatkan

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 13:05 WIB
Edhy Prabowo Korupsi, Tengelamkan
Edhy Prabowo (Foto: tim detikcom)
Jakarta -

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap KPK diduga terkait benih lobster. Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Demokrat (PD) Bambang Purwanto menyebut Komisi IV sudah mengingatkan soal ekspor benih lobster.

"Ekspor benih lobster dari awal sudah kami ingatkan karena kita sebagai produsen lobster tentu harus dijaga jangan malah ekspor benih," kata Bambang kepada wartawan, Rabu (25/11/2020).

Bambang mengatakan seharusnya pemerintah memberdayakan nelayan terkait benih lobster. Bukan malah mengekspor benih ke luar negeri.

"Harus punya semangat budi daya sekaligus memberdayakan nelayan kita agar memiliki nilai tambah untuk kesejahteraan nelayan. Jadi unsur ke hati-hatian baik dalam menjaga kelestarian lobster itu sendiri juga mekanisme atau tata kelola harus cermat," ucapnya.

Tak hanya itu, Bambang juga mengingatkan Edhy Prabowo berhati-hati dalam menjalankan kebijakan ekspor itu. Sebab, di era keterbukaan informasi seperti saat ini, semua orang bisa memantau.

"Hati-hati serta di era keterbukaan ini semua bisa memantau setiap kebijakan dan di Komisi IV sudah sering kita ingatkan," ujarnya.

Edhy Prabowo bersama sejumlah orang lainnya ditangkap KPK pada dini hari tadi. Salah satu yang ikut ditangkap adalah istri Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi, yang merupakan anggota Komisi V DPR.

Sejumlah orang yang ditangkap kemudian dibawa ke gedung KPK dini hari tadi. KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status Edhy Prabowo dkk. Saat ini mereka yang ditangkap masih berstatus terperiksa.

Kabar mengenai penangkapan Edhy Prabowo ini dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. Ghufron mengatakan penangkapan tersebut diduga terkait ekspor benur atau benih lobster.

"Benar KPK tangkap, berkait ekspor benur," kata Ghufron, Rabu (25/11).

Tonton video 'Mendengar Kembali Pernyataan Edhy Prabowo soal Ekspor Benur':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/eva)