Dua Paslon di Pilbup Barru Tak Ikut Debat Publik Kedua

Hasrul Nawir - detikNews
Selasa, 24 Nov 2020 21:34 WIB
ilustrasi pilkada serentak 2015
Ilustrasi Pilkada Serentak (Zaki Alfarabi/detikcom)
Barru -

Dua paslon di Pilbup Barru, Sulawesi Selatan, yakni paslon nomor urut 1 Mudassir Hasri Gani-Aksah Kasim dan paslon nomor urut 3 Malkan Amin-Andi Salahuddin Rum tidak hadir dalam debat publik kandidat Paslon. Malkan dalam menyampaikan alasannya tak hadir lewat video.

"Saya tidak ikut tahapan debat kandidat tahap kedua. Hal itu disebabkan karena pihak KPU tidak lagi merupakan satu lembaga yang memiliki sikap netral terhadap semua paslon, saya punya penilaian bahwa KPU tidak lagi memberikan keputusan yang seharuanya diatur dalam UU maupun dalam PKPU," kata Malkan dalam video yang dilihat detikcom, Selasa (24/11/2020).

Debat kandidat dilaksanakan di salah satu Hotel di Makassar. Malkan bahkan mengaku tidak percaya lagi terhadap seluruh Komisioner KPU Barru.

"Saya tidak ikut karena sudah tidak percaya lagi dengan kondisi KPU Barru saat ini, kita selama ini patuh karena kami anggap KPU bisa menjadi lembaga independen, namun harapan saya, harapan seluruh masyarakat Barru diabaikan begitu saja," ujarnya.

"Saya tidak ikut debat kedua karena saya merasa tidak ada gunanya, tidak ada bahwa dia masih adil sampai saat ini," sambung dia.

Misalkan juga menuding KPU hanya memperjuangkan kepentingan salah satu paslon.

"Tidak usah saya sebut nama paslonnya, saya berharap masyarakat memahami ini saya harap masyarakat tahu bahwa kerja dari KPU mengabaikan kepercayaan masyarakat Barru," tutupnya.

Sementara itu, Aksah Kasim, cawabup Barru nomor urut 1 memilih irit bicara terkait alasannya tidak ikut dalam debat publik tersebut.

"Sebentar dinda," singkatnya, langsung mematikan sambungan telepon.

Dalam beberapa hari terakhir, Kantor KPU Barru didemo oleh dua kubu paslon nomor urut 1 dan 3. Mereka mempermasalahkan surat pengunduran diri Wakil Bupati nomor urut 2 Aska Mappe sebagai anggota Polri yang dinilai cacat administrasi.

Ketua KPU Barru, Syafruddin Ukkas juga memilih bungkam atas protes yang dilayangkan dua paslon tersebut. Beberapa kali detikcom coba meminta konfirmasi, namun belum ada jawaban.

(idn/idn)