Airlangga Ajak Kader-Simpatisan Cek Informasi di Medsos Golkar

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 19:41 WIB
Airlangga Hartarto
Foto: dok. Golkar
Jakarta -

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengajak seluruh kader, pengurus dan simpatisan Partai Golkar untuk mengikuti perkembangan informasi dan berita Partai Golkar. Menurutnya hal tersebut harus dilakukan menjelang hari pencoblosan Pilkada 2020 yang dalam waktu dekat akan diselenggarakan KPU di 270 daerah.

Airlangga menyampaikannya dalam video pendek yang diunggah di akun Instagram Golkar Indonesia beberapa waktu lalu.

"Kepada seluruh kader Partai Golkar di mana pun berada, ikuti terus informasi dan berita Partai Golkar di Golkar Indonesia, akun resmi media sosial Partai Golkar," ujar Airlangga dalam keterangannya, Senin (23/11/2020).

Dari pantauan akun Instagram Golkar Indonesia (golkar.indonesia) terdapat juga akses resmi platform media sosial seperti Facebook, Twitter, YouTube dan TikTok melengkapi berbagai akun medsos pada umumnya.

Ia berharap informasi dan perkembangan berita Partai Golkar dengan mudah dapat diikuti dalam akun-akun resmi tersebut. Selain itu, website Partai Golkar juga telah berubah domain menjadi partaigolkar.com, sementara berita-berita lengkap lainnya dapat diakses melalui kanal golkarindonesia.com.

"Tak sekadar membagikan informasi dan berita, website Partai Golkar telah memenuhi syarat Komisi Informasi Pusat (KIP) sebagai badan/organisasi politik," imbuhnya.

Tujuan utama dari keberadaan akun-akun resmi tersebut salah satunya dalam keterbukaan sistem informasi Partai Golkar. Dengan demikian memungkinkan masyarakat bisa menyampaikan masukan, aspirasi, aduan, bahkan kritikan kepada Institusi Partai Golkar.

Lebih jauh Airlangga menambahkan lewat kanal-kanal informasi itu, Partai Golkar turut berupaya mengambil bagian dalam pembentukan karakter bangsa melalui literasi digital.

Menurutnya, jumlah pengguna medsos yang sangat besar di Indonesia, harus dikelola agar menjadi kekuatan positif, bukan destruktif.

"Kalau kita lihat data, pengguna aktif media sosial di Indonesia mencapai 160 juta orang. Itu artinya, pengguna media sosial memegang peranan penting dalam arus distribusi informasi. Tantangan Partai Golkar ke depan adalah bagaimana menanamkan literasi digital kepada ratusan juta pengguna aktif media sosial," pungkasnya.

(prf/ega)