Menag Ungkap Lobi-lobi Indonesia Guna Tekan Biaya Biaya Haji 2021

Rahel Narda - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 17:08 WIB
Menag Fachrul Razi
Foto: Menag Fachrul Razi (Rahel/detikcom).
Jakarta -

Menteri Agama Fachrul Razi menjelaskan dampak ekonomi untuk haji 1442 Hijriah atau tahun 2021. Menag menegaskan terus melakukan upaya agar tidak ada kenaikan biaya haji tahun 2021.

"Untuk ibadah haji 1442 hijriah (tahun) 2021 masehi. Dampak yang ditimbulkan berupa pengenaan pajak sebesar 15 persen. Kondisi tersebut perlu disikapi karena akan berdampak pada kenaikan biaya operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 hijriah 2020 masehi," kata Fachrul dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/11/2020).

Menag Fachrul pun berupaya agar tidak akan terjadi kenaikan biaya ibadah haji. Ia juga meminta dukungan dari Komisi VIII DPR guna mencari solusi terkait kenaikan biaya ibadah haji tahun 2021.

"Dan kami sudah, berpikir memang akan terjadi kenaikan masalah ongkos haji yang lalu kami tidak putuskan, tapi kami sarankan teman DPR untuk sama-sama bagaimana kita coba untuk jangan ada kenaikan," ujarnya.

Menurut, Menag Fachrul Indonesia terus melakukan lobi-lobi kepada pemerintah Arab Saudi agar tidak ada kenaikan biaya ibadah haji. Bahkan menurutnya, Presiden Joko Widodo juga turut melakukan lobi tersebut

"Memang kita tidak bisa banyak terlalu, mohon maaf, kita kenal Saudi begitu tidak terlalu mau di-ini, tapi tetap kita lakukan upaya lobi-lobi," kata Fachrul

"Saya lihat malah lobi-lobinya intens sekali dari kita. Bapak Presiden ikut bantu lobi, Ketua DPR juga Ketua DPD, juga semua lakukan lobi. Mudah-mudahan makin banyak lobi kita ini, dan tentu saja Kemenag tak pernah putus lakukan lobi-lobi, mudah-mudahan kita akan dapat persiapan lebih baik," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Dirjen PHU Kemenag, Oman Fathurahman mengatakan Kementerian Agama sempat melakukan koordinasi dengan pihak Kerajaan Arab Saudi mengenai penyelenggaraan haji tahun 2021. Secara khusus, Oman meminta penjelasan mengenai batasan usia dan kuota ibadah haji.

Menurut Oman, Otoritas Arab Saudi mengatakan belum ada informasi mengenai pelaksanaan haji 2021. Oman juga menepis informasi yang mengatakan penyelengaraan ibadah haji dibatasi usia maksimal 50 tahun.

"Jawabannya satu saja dari otoritas di Kementerian Haji ini, semuanya terlalu dini. Gitu katanya, sambil geleng-geleng kepala. Jadi itu saja yang bisa kami tambahkan, belum ada informasi terkait itu," kata Oman.

"Terutama yang pertama barangkali penting karena di masyarakat beredar ada untuk haji juga akan dibatasi usia 50 tahun. Ini sama sekali tidak benar. Karena belum ada informasi sama sekali dari otoritas di Saudi," sambungnya.

Lihat juga video 'Calon Jamaah yang Sudah Lunasi Biaya Haji Berangkat 2021':

[Gambas:Video 20detik]



(hel/gbr)