Sebelumnya Turun, Kasus Aktif Corona di DKI Melonjak 4,95% 2 Pekan Terakhir

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 21:51 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di Jakarta diperpanjang hingga 6 Desember 2020. Selama 2 pekan terakhir, kasus aktif Corona di Jakarta naik nyaris 5%.

"Pemprov DKI Jakarta mencatat terdapat lonjakan kasus aktif sebesar 4.95% selama 14 hari terakhir yaitu 8.026 pada 7 November menjadi 8.444 pada 21 November. Adapun kasus aktif di Jakarta setiap dua pekan sebelumnya mengalami tren penurunan," demikian bunyi keterangan resmi Pemprov DKI, Minggu (22/11/2020).

Berikut datanya:

26/9: 13.155
10/10: 13.253
24/10: 12.481
7/11: 8.026

Di sisi lain, Pemprov DKI mengklaim secara persentase, kasus aktif di Jakarta terus mengalami penurunan setiap dua pekannya. Persentase kasus aktif ini merupakan perbandingan antara total kasus aktif dibandingkan dengan total akumulasi kasus terkonfirmasi positif. Berikut datanya:

21/11: 6,7%
7/11: 7,2%
24/10: 12,5%
10/10: 15,5%
26/9: 18,7%

Persentase total kasus terkonfirmasi positif menunjukkan sedikit kenaikan dalam dua pekan terakhir. Pada 21 November, kasus konfirmasi positif di Jakarta mencapai 125.822 atau meningkat 11.62% dibandingkan dua pekan sebelumnya dari 111.201 kasus (7/11). Angka persentase pertambahan tersebut sedikit meningkat dibanding tren perubahan kasus yang sebelumnya menurun setiap dua pekannya yaitu:
- 70.184 (26/9) dan 85.617 (10/10) atau meningkat 18,03%
- 85.617 (10/10) dan 100.220 (24/10) atau meningkat 14,57%
- 100.220 (24/10) dan 111.201 (7/11) atau meningkat 9,87%.

"Dari data tersebut, terlihat bahwa peningkatan akumulasi kasus konfirmasi positif di DKI Jakarta setiap dua pekan mulai menunjukkan kenaikan sebesar 11,62% pada 7-11 November. Padahal kita menyaksikan sebelumnya menunjukkan tren penurunan dalam pertambahan kasus yaitu 18,03% pada 26 September-10 Oktober, 14,57% pada 10-24 Oktober, dan 9,87% pada 24 Oktober-7 November 2020," papar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Artinya penularan kasus di Jakarta mulai sedikit meningkat dalam dua pekan terakhir setelah melambat di pekan-pekan sebelumnya," sambungnya.

(imk/dhn)