Ada Warga Petamburan Tolak Disemprot Disinfektan, Kapolda Metro: Rugi Sendiri

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 20:38 WIB
Polisi semprot disinfektan kawasan Petamburan (Dok detikcom)
Foto: Polisi semprot disinfektan kawasan Petamburan (Dok detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya melaksanakan penyemprotan disinfektan ke jalan umum serta rumah warga di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, hari ini. Namun, ada warga yang menolak rumahnya disemprot disinfektan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan warga yang menolak penyemprotan disinfektan akan merugi. Sebab, ia mengatakan disinfektan itu disediakan secara cuma-cuma.

"Ada emang pak Kapolres? Ya kalo menolak saya kira akan rugi sendiri," ujar Fadil di SDN Petamburan 01, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2020).

Menurutnya, penyemprotan tersebut bertujuan untuk menyelamatkan warga. Fadil menyebut semprot disinfektan gratis sebagai misi kemanusiaan.

"Wong tujuan kita untuk kemanusiaan kan. Untuk menyelamatkan warga, tidak ada tujuan lain-lain. Jadi kita lakukan 3 T ini murni kemanusiaan, jadi kalo ada yang nolak saya kira masyarakat bisa mengetahui lah," katanya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes, Heru Novianto mengatakan ada beberapa warga yang menolak penyemprotan. Pasalnya, mereka merasa rumah mereka sudah pernah disemprot sebelumnya. Heru menyebut warga yang menolak itu yang tinggal di sekitar rumah Habib Rizieq.

"Ada beberapa rumah yang merasa sudah disemprot, dia, saya udah disemprot gak usah disemprot. Yaudah kita lewati. Karena kan perintahnya pak Kapolda kita kan membantu, kalau yang merasa sudah terbantu ya kita akan mencari yang lain," ujar Kombes Heru.

"Kita kan tidak memaksa seperti pak Kapolda bilang tadi kan, kita sifatnya membantu sifatnya memberikan pertolongan kalau mereka menolak kita tidak akan memaksa," lanjutnya.

Soal warga Petamburan, Jakpus menolak penyemprotan disinfektan selengkapnya ada di halaman berikut>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2