Polisi: Warga Gang Rumah Habib Rizieq Menolak Disemprot Disinfektan

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 20:04 WIB
Kapolres Jakpus Kombes, Heru Novianto (Farih-detikcom)
Foto: Kapolres Jakpus Kombes, Heru Novianto (Farih-detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya beserta Kodam Jaya melaksanakan penyemprotan disinfektan ke jalan umum serta rumah-rumah warga, khususnya di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. Namun, kegiatan tersebut tidak berjalan dengan mulus.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes, Heru Novianto mengatakan ada beberapa warga yang menolak penyemprotan. Pasalnya, mereka merasa rumah mereka sudah pernah disemprot sebelumnya. Heru menyebut warga yang menolak itu yang tinggal di sekitar rumah Habib Rizieq.

"Ada beberapa rumah yang merasa sudah disemprot, dia, saya udah disemprot gak usah disemprot. Yaudah kita lewati. Karena kan perintahnya pak Kapolda kita kan membantu, kalau yang merasa sudah terbantu ya kita akan mencari yang lain," ujar Kombes Heru di SDN Petamburan 01, Minggu (22/11/2020).

Heru mengaku tidak akan memaksa warga yang menolak. Menurutnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran sudah berpesan agar tidak memaksa mereka.

"Iya. Itu juga menolak juga. Kita kan tidak memaksa seperti pak Kapolda bilang tadi kan, kita sifatnya membantu sifatnya memberikan pertolongan kalau mereka menolak kita tidak akan memaksa," tukasnya.

Seperti diketahui, jajaran Polda Metro Jaya melakukan penyemprotan disinfektan di sepanjang Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat. Penyemprotan dilakukan dengan kendaraan taktis berupa water cannon.

Terlihat dua buah mobil water cannon milik korps Brimob menyemprotkan cairan disinfektan di sepanjang Jalan KS Tubun, Jakarta Pusat. Cairan disinfektan pun membasahi jalanan sekitar.

Dalam kegiatan penyemprotan itu, warga sempat menghadang petugas yang hendak menyemprotkan disinfektan di kawasan Petamburan III, Jakarta Pusat. Setelah berbincang dengan warga, petugas segera melaksanakan kegiatan sterilisasi di kawasan ini.

Pantauan detikcom pada Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 16.50 WIB, sejumlah aparat gabungan dari TNI dan polisi memasuki kawasan Petamburan III, Jakarta Pusat. Petugas pun terlebih dahulu meminta izin kepada warga sekitar untuk melakukan penyemprotan.

Namun, sempat terjadi penolakan antara warga dan aparat sebelum kegiatan dimulai. Hal itu disebabkan warga yang keberatan apabila aparat tak berkepentingan memasuki kawasan ini.

"Nggak usah bawa motor, warga jadi tambah ini kan. Saya minta motor nggak masuk, petugasnya yang semprot disinfektan aja Pak yang masuk," seru warga.

Ketika mobil bergerak melewati kediaman Habib Rizieq, tampak puluhan anggota Laskar Pembela Islam (LPI) berjaga di depan Gang Paksi. LPI tidak memperkenankan petugas memasuki area ini.

Akhirnya, petugas pun memutuskan melanjutkan giat penyemprotan hingga ujung Jalan Petamburan III. Tampak pula enam petugas membawa alat penyemprot disinfektan portabel menyusuri area depan rumah warga.

(ibh/ibh)