TNI Copot Baliho HRS, Wagub DKI: Tugas dan Tanggung Jawab Satpol PP

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 17:59 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.
Ahmad Riza Patria (Ilman/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal aparat TNI yang ikut menurunkan baliho Habib Rizieq Syihab. Ariza menyebut TNI memang biasa membantu Satpol PP dalam berbagai kegiatan.

"Memang tugas dan tanggung jawab Satpol PP untuk menertibkan, tidak hanya baliho dan spanduk, tapi reklame dan sebagainya. Dalam pelaksanaannya Satpol PP selama ini dalam tugas-tugasnya termasuk melakukan pengawasan PSBB, penertiban, memberi sanksi PSBB itu sering dibantu oleh TNI-Polri," kata Ariza kepada wartawan, Minggu (22/11/2020).

Ariza menyebut aparat TNI memang sudah biasa turut terlibat membantu tugas Satpol PP. "Jadi Satpol PP selama ini sudah biasa bekerja sama dengan TNI-Polri dalam melaksanakan tugas-tugasnya," ujar Ariza.

Ariza mengatakan sudah ada aturan tersendiri terkait pemasangan baliho. Politikus Gerindra itu menyebut ada sanksi apabila sejumlah pihak melanggar ketentuan pemasangan baliho itu.

"Ya terkait baliho di Jakarta sejak lama itu sebetulnya sudah ada aturannya ya, Perdanya terkait titik-titik yang dimungkinkan, terkait pajaknya berapa, dan sebagainya sudah diatur. Namun, memang ormas, partai, kelompok masyarakat, pribadi-pribadi masih banyak yang memasang baliho tidak sesuai aturan dan sesungguhnya Satpol PP secara rutin melakukan penertiban terkait baliho," jelasnya.

Sebelumnya, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman bicara soal viralnya video yang menunjukkan baliho bergambar wajah Habib Rizieq Syihab diturunkan orang berseragam loreng. Dudung menyatakan penurunan baliho itu atas perintahnya.

"Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq itu perintah saya. Karena berapa kali Pol PP menurunkan, dinaikkan lagi. Perintah saya itu," kata Dudung, Jumat (20/11/2020).

Dudung menegaskan ada aturan yang harus dipatuhi terkait pemasangan baliho. Ia meminta tidak ada pihak yang seenaknya sendiri dan merasa paling benar.

"Kalau siapa pun di republik ini, ini negara hukum, harus taat kepada hukum. Kalau masang baliho udah jelas ada aturannya, ada bayar pajak, dan tempat ditentukan. Jangan seenaknya sendiri, seakan-akan dia paling benar, nggak ada itu. Jangan coba-coba pokoknya," tegasnya.

Simak video 'TNI Copot Baliho Habib Rizieq, FPI Tuding Perintah Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]



Salah satu politikus PKB menyebut Satpol PP DKI loyo dan memble karena dinilai tak berani menurunkan baliho Habib Rizieq. Simak di halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2