Komisi A DPRD Bela Satpol PP DKI yang Disebut Loyo: Sudah Bertindak

Arief Ikhsanudin - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 09:25 WIB
DPRD DKI Jakarta
Foto: DPRD DKI Jakarta. (Ilman/detikcom).
Jakarta -

Komisi A DPRD DKI Jakarta membela Satpol PP yang disebut loyo karena TNI bergerak menurunkan baliho Habib Rizieq Syihab. Menurutnya, Satpol PP DKI sudah bertindak, namun massa FPI kembali menaikkan baliho tersebut.

"Jangan salahkan Satpol PP. Satpol PP memang penegak Perda, tapi kan sudah dilakukan terus dinaikkan lagi," kata Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono, saat dihubungi Sabtu (21/11/2020).

"Sudah bertindak (mencopot) dinaikan lagi, copot dinaikan lagi, copot naik lagi. Satpol PP Jangan suruh berantem sama FPI," ucap Mujiyono.

Menurut Mujiyono, Satpol PP sedang mengubah citra yang dikenal buruk karena penertiban dengan kekerasan. Satpol PP saat ini, lanjut dia, lebih mengedepankan pendekatan humanis.

"Saya sudah bilang Satpol PP ini brand image-nya sudah terlanjur jelek karena masa lalu. Makanya sekarang dibenahi kualitas SDM (sumber daya manusia). Sekarang kan persuasif dalam hadapi masyarakat ya humanis," ucapnya.

Dia lebih setuju jika terkaut baliho ini, TNI ikut bertindak. TNI memiliki ketegasan dan citra baik di masyarakat.

"Kalau in kan tindakan tegas. Makanya sudah, sama Kodam sama. TNI kan image-nya, masyarakat banyak yang simpati," katanya.

Untuk masalah penurunan baliho, Mujiyono minta untuk tidak dibesar-besarkan.

"Jangan terlalu dibesar-besarkan, santai saja," katanya.

Simak juga video 'Kapolda Metro Dukung Pangdam Jaya Copot Baliho Habib Rizieq':

[Gambas:Video 20detik]



Apa alasan PKB menyebut Satpol PP DKI Jakarta loyo di masalah baliho Habib Rizieq. Simak di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2