Rapid Test Gratis di Petamburan, Ada Warga yang Takut Hidungnya Dicolok

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 16:44 WIB
petamburan
Warga Petamburan yang mengikuti rapid test gratis. (Foto: dok istimewa)
Jakarta -

Warga di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, mulai mendatangi lokasi rapid test massal gratis di SDN Petamburan 01. Namun ada pula warga yang disebut enggan dites karena khawatir. Kenapa?

Dari pantauan, Minggu (22/11/2020), tak banyak warga yang datang untuk mengikuti rapid test COVID-19. Seorang warga bernama Nani mengaku sudah mengajak warga lainnya tapi kebanyakan tidak berani di-rapid test.

"Pada nggak mau, takutnya hidungnya disodok-sodok, takut di-swab makanya kagak mau," ucap Nani kepada wartawan.

Pelaksanaan rapid test ini sendiri menyusul timbulnya kerumunan di kawasan Petamburan imbas kepulangan Habib Rizieq Syihab serta acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Nani sendiri mengaku sudah mengajak warga sekitar tetapi banyak yang enggan.

"Udah, udah ngajak. Katanya takut kena COVID," kata Nani.

Di tempat yang sama, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto menyayangkan ketakutan warga Petamburan. Padahal, menurut Heru, tes itu bertujuan agar masyarakat di Petamburan dapat diketahui kondisi kesehatannya.

"Mungkin ya, mungkin warga berpikir bahwa dengan nanti dia dicolok hidungnya, sakit, atau ketahuan positif, jadi dirawat. Sebenernya kan dengan ketahuan dia positif kita bisa segera menindaklanjuti supaya tidak menyebar ke keluarganya," kata Heru.

"Nah ini mungkin warga kita masih belum paham bener, makanya nanti akan kita sosialisasikan lebih dalam lagi," imbuh Heru.

Tonton video 'Tambah 3.806, Kasus Corona RI Jadi 214.746 Per 12 September':

[Gambas:Video 20detik]



(dhn/dhn)