Tracing Kasus COVID di Petamburan, Puskesmas Tanah Abang Koordinasi ke RT/RW

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 14:54 WIB
Ilustrasi Tes Swab
Foto Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta -

Puskesmas Tanah Abang terus melakukan tracing kasus COVID-19 di Petamburan, Jakarta Pusat, menyusul kasus positif Lurah Petamburan, Setiyanto. Kepala Puskesmas Tanah Abang Sari Ulfa mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak RT/RW dalam hal tracing.

"Kalau memang tracing itu kita sudah koordinasi lintas sektor, RT/RW, siapa yang sakit silakan dilaporkan ke kami nanti kita lakukan tracing kontak gratis, itu kan sudah diimbaukan ke RT/RW untuk ke semua masyarakat Petamburan," kata Sari saat dihubungi, Minggu (22/11/2020).

Sari mengatakan telah berkoordinasi dengan RT/RW agar mereka yang melakukan kontak dengan warga terkonfirmasi positif bisa segera mengecek ke puskesmas.

"Terus tracing kontak yang kita lakukan, siapa yang positif terkonfirmasi kita tanya kontak sama siapa saja, kita sudah minta datang ke puskesmas untuk cek," ujar Sari.

Sari menyebut sejauh ini sudah ada 14 warga Petamburan yang terkonfirmasi positif COVID-19. Sebanyak 7 warga sudah dirujuk ke Wisma Atlet, sedangkan 7 lainnya masih dalam proses.

"Ada 14, hasilnya terusan. Ini ada lagi yang belum keluar. Sebanyak 7 ini sudah dibawa ke Wisma Atlet, 7 lagi sedang proses ya," jelas Sari.

Sementara itu, Sari menyebut tidak ada kendala terkait upaya tracing. Dia juga belum mendapatkan informasi soal laporan yang menyebut adanya upaya menghalangi tracing kasus COVID-19 terhadap massa Habib Rizieq Syihab di Petamburan.

"Saya belum terinfo itu, saya nggak tahu juga gitu. Nggak ada info ke saya ya, saya nggak tahu bapaknya dapat dari mana, saya nggak tahu," kata Sari.

"Iya, sejauh ini biasa-biasa saja kami lakukan, sesuai yang ada," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo meminta Dinas Kesehatan di daerah memperhatikan kasus virus Corona di kerumunan pendukung Habib Rizieq Syihab (HRS), baik di Jakarta maupun Bogor. Kasus positif Lurah Petamburan Setiyanto bisa menjadi titik awal tracing kasus.

"Mulailah dengan tracing dari Lurah Petamburan. Selanjutnya tes massal dari keluarga inti semua yang positif," ucap Doni Monardo dalam dalam rapat virtual (Zoom) seperti dalam keterangan pers BNPB, Sabtu (21/11).

Selain itu, Doni mendapat laporan soal tracing atau penelusuran kontak virus Corona massa Habib Rizieq Syihab (HRS) dalam rapat virtual. Petugas di daerah disebut mengalami hambatan saat akan menelusuri kontak.

"Laporan peserta rapat menyebutkan, baik yang di Petamburan (Jakarta) maupun di Megamendung (Bogor), petugas kesehatan masih kesulitan untuk melakukan pelacakan. Mereka dihalang-halangi ketika hendak masuk melakukan tracing dan tracking. Diharap, Satgas COVID-19 Pusat, tidak saja memberi tambahan fasilitas swab tetapi juga dukungan agar bisa masuk ke kluster kluster yang dicurigai berpotensi menjadi pusat penularan," tulis keterangan pers BNPB soal laporan peserta rapat.

Dalam laporannya, Doni turut menyebut per Jumat (20/11) lalu, 7 orang di Petamburan positif Corona, termasuk Lurah Petamburan, 50 orang di Tebet positif Corona, dan 20 di Bogor.

(imk/imk)