KPK Eksekusi Terpidana Kasus Korupsi e-KTP Irman ke Lapas Sukamiskin

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 18:23 WIB
Ali Fikri
Ali Fikri (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

KPK mengeksekusi mantan Dirjen Dukcapil Irman ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Irman merupakan terpidana korupsi dalam proyek e-KTP.

"Kamis (19/11/2020) Jaksa Eksekusi KPK Andry Prihandono telah melaksanakan putusan peninjauan kembali Mahkamah Agung RI No. 280 PK/Pid.Sus/2020 tanggal 21 September 2020 AN terpidana Irman dengan cara memasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas I Sukamiskin Bandung," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, kepada wartawan, Jumat (20/11/2020).

Irman akan menjalani hukuman pidana penjara selama 12 tahun, dikurangi selama berada dalam tahanan. Ali menyebut Irman tetap dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Selain hukuman penjara, Irman juga dibebani membayar denda sebesar Rp 500 juta. Apabila pidana denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 8 bulan.

"Pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sebesar USD 500.000 dan Rp 1 miliar dikompensasikan dengan uang yang sudah dikembalikan terpidana kepada KPK sebesar USD 300.000," katanya.

"Jika terpidana tidak membayar uang pengganti paling lama 1 bulan sesudah putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, dalam hal terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti maka dipidana penjara selama 5 tahun," sambungnya.

Tonton juga video 'Terbukti Korupsi e-KTP, Anang Sugiana Divonis 6 Tahun Bui':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2