KPK Dalami Peran Tersangka Eks Dirut PNRI Isnu Edhi di Kasus Korupsi e-KTP

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 02 Nov 2020 21:23 WIB
Gedung KPK
Gedung KPK (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Penyidik KPK memeriksa eks Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI), Isnu Edhi Wijaya (ISE), terkait kasus korupsi proyek e-KTP. Isnu diperiksa sebagai tersangka korupsi pengadaan e-KTP.

"ISE diperiksa sebagai tersangka," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Senin (2/11/2020).

Ali menyebut penyidik mendalami posisi dan peran Isnu selaku Dirut Perum PNRI maupun pimpinan Konsorsium PNRI dalam pelaksanaan lelang. Selain itu, peran Isnu dalam pelaksanaan pembagian pekerjaan proyek e-KTP kepada anggota konsorsium turut didalami penyidik.

"Penyidik masih terus mendalami posisi dan peran aktif yang bersangkutan selaku Dirut Perum PNRI maupun leader Konsorsium PNRI dalam pelaksanaan lelang dan pelaksanaan pembagian pekerjaan proyek e-KTP kepada anggota konsorsium," katanya.

Isnu merupakan Dirut Perum PNRI periode 2009-2013. Dalam pusaran kasus korupsi proyek e-KTP ini, KPK menetapkan empat tersangka baru, yaitu Isnu Edhi Wijaya, Miryam S Haryani, Paulus Tannos, dan Husni Fahmi.

Miryam merupakan mantan anggota DPR, sedangkan Husni adalah Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan e-KTP. Adapun Tannos, KPK menyebut, berperan sebagai Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, salah satu perusahaan yang tergabung dalam Konsorsium PNRI, yang mengerjakan proyek e-KTP. Dalam Akta Perjanjian Konsorsium disebutkan bahwa perusahaan itu bertanggung jawab atas pekerjaan pembuatan, personalisasi, dan distribusi blangko e-KTP.

"Sebagaimana telah muncul di fakta persidangan dan pertimbangan hakim dalam perkara dengan terdakwa Setya Novanto, PT Sandipala Arthaputra diduga diperkaya Rp 145,85 miliar terkait proyek e-KTP ini," ujar Saut Situmorang saat masih menjabat pimpinan KPK dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (13/8).

Pusaran kasus korupsi proyek e-KTP ini merupakan salah satu fokus KPK, meski telah menjerat sejumlah tersangka. Sejumlah nama besar terjerat dalam perkara ini, seperti mantan Ketua DPR Setya Novanto dan mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman.

Sejumlah tersangka telah divonis dalam kasus korupsi proyek e-KTP ini. Siapa saja? Simak halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2