Anggota DPR Nilai Panglima TNI Cek Pasukan Elite untuk Evaluasi Internal

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 06:12 WIB
Willy Aditya
Willy Aditya (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengecek pasukan-pasukan khusus di 3 matra sekaligus pada Kamis kemarin. Anggota Komisi I DPR RI, Willy Aditya, menilai kunjungan itu sebagai evaluasi internal TNI.

"Bagi saya, apa yang dilakukan Panglima itu adalah evaluasi internal. Sebab tindakan satu-dua orang prajurit kemarin yang menyatakan dukungan atau apapun itu namanya, itu memang hal yang harus dievaluasi betul," kata Willy kepada wartawan, Kamis (19/11/2020) malam.

Willy mengatakan kunjungan Panglima itu tidak bisa dikaitkan dengan pernyataan Habib Rizieq Syihab soal prajurit yang dihukum lantaran menyambutnya. Willy mengatakan kegiatan TNI tidak bisa dibandingkan dengan orang per orang.

"Saya kira tidak lah (respons pernyataan Habib Rizieq). Nggak level dong TNI dibandingkan dengan orang per orang begitu. TNI kan politiknya politik kenegaraan dan kebangsaan. Bukan urusan partikular begitu," jelas Willy.

"TNI itu urusan membela bangsa dan negara, bukan ngurusi sekelompok orang. Apalagi cuma sekadar sindiran," imbuhnya.

Willy mengatakan TNI selalu mengedepankan kedisiplinan. Prajurit TNI, kata Willy, tidak boleh mendukung pihak mana pun kecuali NKRI.

"Sebab salah satu prinsip TNI adalah disiplin. Dan dukung mendukung itu bukanlah ranah TNI. Itu termasuk tindakan indisipliner. Oleh karena itu salah jika TNI tidak menghukum mereka yang indisipliner," kata Willy.

"Jadi kalau ada yang kegeeran sampai menyindir TNI karena menghukum anggotanya, itu salah alamat namanya. Itu namanya nggak ngerti soal logika bernegara," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2