Usai Diperiksa, 3 Tersangka Baru Kebakaran Kejagung Tak Ditahan

Kadek Melda Luxia - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 23:31 WIB
Renovasi gedung Kejagung menalan biaya sebesar Rp 350 miliar. Hal itu disepakati DPR saat rapat kerja.
Foto: Grandyos Zafna/detikcom

Sementara itu, tersangka IS juga diperiksa selama enam jam. Sambo menyampaikan IS dicecar 47 pertanyaan.

"IS pemeriksaan dilakukan selama 6 jam dengan jumlah pertanyaan sebanyak 47 pertanyaan dan tidak dilakukan penahanan karena ada surat penangguhan penahanan dari pihak Kuasa Hukum," imbuhnya.

Untuk diketahui, Bareskrim Polri menetapkan kembali sejumlah orang sebagai tersangka kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung). Tersangka yang baru ditetapkan berjumlah 3 orang.

"Ada tiga," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo kepada detikcom, Jumat (13/11).

Ketiga tersangka, beber Ferdy, berasal dari lingkup internal dan eksternal Kejagung.

"Dari mantan pegawai Kejagung dan eksternal dari luar perusahaan," ucap Ferdy.

Pihak luar Kejagung yang dimaksud Ferdy adalah perusahaan pengadaan minyak lobby dan ACP. "Perusahaan pengadaan minyak lobby sama ACP," imbuh dia.

Sebelumnya, ada 8 tersangka yang ditetapkan polisi dalam kasus kebakaran Kejagung RI. Kebakaran Gedung Utama Kejagung terjadi pada 22 Agustus 2020.

Bareskrim Polri menyimpulkan kebakaran diduga akibat kelalaian di mana ada pekerja bangunan yang merokok di dalam gedung dan membuang puntung rokok sembarangan.


(maa/maa)