Eks Anak Buah Napoleon Akui Pernah Diminta Cek Status Red Notice Djoko Tjandra

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 23:11 WIB
Irjen Napoleon Bonaparte jalani sidang lanjutan kasus dugaan suap penghapusan red notice Djoko Tjandra. Jaksa meminta majelis hakim menolak eksepsi Irjen Napoleon.
Irjen Napoleon (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kabag Kominterdivhubinter Polri, Kombes Bartholomeus I Made Oka Putra Pramono, mengaku pernah diperintah eks Kadivhubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte untuk mengecek status red notice Djoko Tjandra. Ia menyebut hasilnya sudah kosong.

Made Oka Putra menyampaikan itu saat menjadi saksi di persidangan suap penghapusan red notice Djoko Tjandra di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (18/11/2020). Made Oka Putra mengatakan perintah itu disampaikan melalui Kepala Bagian Kejahatan Internasional Sekretariat NCB Interpol Indonesia Divisi Hubungan Internasional Polri, Kombes Tommy Aria Dwianto.

"Apakah anda pernah mengakses melalui jaringan i2047 terkait status red notice Djoko Tjandra?" tanya jaksa.

"Satu kali saya pernah diminta dan ditanyakan oleh Pak Kadiv untuk menanyakan status red notice Djoko Tjandra, Pak Kadiv Irjen Napoleon melalui Kabag Kombes Tommy," jawab Made Oka Putra dalam persidangan.

Ia mengatakan status itu dicek melalui sistem ISF di Divhubinter Polri pada antara April-Mei. Ia menjelaskan dalam mengakses status red notice itu dirinya memasukkan nama dan nomor paspor Joko Soegiarto Tjandra dan hasilnya negatif atau kosong.

"Saya input nama tanggal lahir dan paspor atas nama Joko Soegiarto Tjandra," ujarnya.

"Hasilnya negatif tidak ada, kosong," lanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2