TNI AL Ajukan Modernisasi Ranpur Amfibi-KRI ke Kemhan: Kondisinya Sudah Lama

Sachril Agustin - detikNews
Senin, 16 Nov 2020 11:57 WIB
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono. (Foto: TNI AL)
Jakarta -

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengajukan modernisasi alutsista kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan). TNI AL menyebut beberapa alutsista sudah berusia tua.

"Modernisasi sudah kita ajukan kepada Kemhan, khususnya yang diperlukan untuk mendukung tugas pokok Marinir peralatan," kata Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono saat konferensi pers di Markas Komando Korps Marinir, Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun, Jakarta Pusat, Senin (16/11/2020).

Yudo menambahkan peremajaan kendaraan tempur amfibi sangat dibutuhkan. Selain itu, lanjutnya, kapal perang Republik Indonesia (KRI) juga perlu dilakukan peremajaan.

"Kendaraan tempur amfibi yang sangat dibutuhkan. Karena yang sekarang ini kondisinya sudah lama ya, sama dengan KRI-KRI kita," ujar Yudo.

Yudo belum menjelaskan kapan pengajuan alutsista itu dilakukan. "Kita sudah ajukan kepada Kemhan untuk modernisasi alutsista marinir, khususnya peralatan tempur amfibi. Sudah, sudah kita ajukan," ucap dia.

Terkait pemerintah akan membeli kapal perang dari Denmark, Yudo mengatakan TNI AL menunggu dari Kemhan. Dia mengatakan kewenangan pengadaan alat ada di Kemhan.

"Nah itu kewenangannya Kemhan. Tentunya itu pengadaan ya kewenangannya Kemhan," kata Yudo.

Presiden Jokowi sebelumnya berpesan supaya jajarannya tidak membeli alutsista usang. Seperti apa arahannya?