Bupati Nduga Yairus Gwijangge Meninggal Dunia karena Sakit

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 15 Nov 2020 17:19 WIB
Bupati Nduga Yairus Gwijangge meninggal dunia, Minggu (15/11/2020) dini hari.
Bupati Nduga Yairus Gwijangge (Dok. Website Pemkab Nduga)
Jakarta -

Kabar duka datang dari Kabupaten Nduga, Papua. Bupati Nduga Yairus Gwijangge meninggal dunia.

"Bupati Nduga Bapak Yairus Gwijangge meninggal dunia karena sakit. Beliau telah pergi untuk selamanya meninggalkan rakyat Nduga (yang) masih dalam ketakutan dan pengungsian akibat konflik bersenjata antara aparat TNI Polri dan TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat)," kata anggota DPR Papua, Laurenzus Kadepa, saat dimintai konfirmasi, Minggu (15/11/2020).

Berdasarkan informasi yang didapat Kadepa, Yairus meninggal dunia dini hari tadi di Jakarta. Jenazah Yairus rencananya dimakamkan di Nduga.

"Menurut informasi, beliau meninggal pukul 03.00 WIB di Rumah Sakit Mayapada Jakarta karena sakit dan rencananya Jenazah akan di terbangkan ke Jayapura kemudian dimakamkan di kampung halaman beliau Kabupaten Nduga," terang Kadepa.

Kadepa pun turut mengucapkan berdukacita atas meninggalnya Yairus. Dia turut mendoakan Yairus.

"Selamat Jalan Bapak Yairus Gwijangge, Bupati Nduga-Provinsi Papua. Semoga apa yang dilakukan selama ini sebagai bupati, baik itu amal dan perbuatannya, dapat terima Tuhan di surga," ucap Kadepa.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga telah mendapatkan informasi meninggalnya Yairus. Namun Kemendagri mengaku belum mendapat informasi secara resmi.

"Saya juga dengar kabar demikian, tapi secara resmi kami belum dapat info. Saya lagi coba menghubungi pihak-pihak terdekat keluarga," sebut Kapuspen Kemendagri Benni Irwan saat dimintai konfirmasi terpisah pukul 12.07. Namun, hingga pukul 17.00 WIB, belum ada informasi lebih lanjut dari Kemendagri.

Sekadar informasi, Yairus Gwijangge telah malang melintang di dunia birokrasi di Nduga. Dia dua periode menjadi Bupati Nduga.

Yairus pertama kali menjadi Bupati Nduga periode 2011-2016. Kemudian, dia terpilih kembali untuk periode 2017-2022.

(zak/gbr)