Sejarah Masyumi

Cerita Era Keemasan Masyumi Sebelum Dibubarkan Sukarno

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 15 Nov 2020 11:46 WIB
Acara Milad Partai Masyumi. (Yogi Ernes/detikcom)
Foto: Acara Milad Partai Masyumi. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) muncul lagi usai dideklarasikan tokoh Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Cholil Ridwan. Masyumi pernah mencapai era keemasannya sebelum akhirnya dibubarkan oleh Sukarno.

Sebagaimana yang dicatat Gungun Karya Adilaga dalam buku 'Simpul Sejarah: Mengikat Makna Perjuangan Umat Islam Bangsa Indonesia', Masyumi didirikan pada 7 Agustus 1945. Awalnya Masyumi bukan partai, melainkan organisasi Islam. Masyumi lahir ketika Jepang sedang terseret kemelut Perang Pasifik. Jepang merestui organisasi ini berdiri karena dianggap bisa membantu Jepang untuk berperang.

Namun harapan Jepang itu jauh dari tujuan para pendiri Masyumi. Para pendiri Masyumi, yang terdiri atas KH Wachid Hasyim, Mohammad Natsir, Kartosoewirjo, dan lainnya, justru ingin menghadirkan semangat Islam untuk berperang merebut kemerdekaan.

Kemudian, para pendiri Masyumi bersepakat menjadikan organisasi ini sebagai partai politik. Partai ini dideklarasikan pada 7 November 1945. Ketua pertama saat itu adalah Sukiman Wirdjosandjojo. Sedangkan Kartosoewirjo menjadi sekretaris pertama.

Bagaimana cerita kejayaan Masyumi di masa lalu? Klik halaman selanjutnya.

Tonton juga 'Partai Masyumi 'Hidup' Lagi, Singgung PKS Tak Tampung PA 212':

[Gambas:Video 20detik]