Wagub DKI Ungkap PMI Jakarta Kekurangan Stok Darah di Masa Pandemi

Karin Nur Secha - detikNews
Sabtu, 14 Nov 2020 14:51 WIB
Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria saat hadir dalam acara donor darah di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria saat hadir dalam acara donor darah di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut PMI Jakarta kekurangan stok darah selama masa pandemi. Stok darah yang ada di PMI Jakarta hanya sekitar 200 kantong per hari.

"Di Jakarta ini, PMI yang biasanya sehari itu 1.000-2.000 kantong, selama pandemi itu berkurang sampai hanya 200 kantong," ucap Riza Patria di Kecamatan Mampang Prapatan, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (14/11/2020).

A Riza pada kesempatan itu tengah mengunjungi acara donor darah yang diadakan oleh Komando Nasional Resimen Mahasiswa Indonesia, Yayasan Sehaty dan beberapa organisasi lainnya. Dia meminta agar masyarakat kembali peduli kepada sesama.

"Untuk itu, kita gerakkan semua elemen masyarakat untuk membantu sesamanya. Jangan menunggu, kita membutuhkan darah, atau keluarga baru kita memiliki darah," kata A Riza.

"Saatnya kita yang memiliki kemampuan atau yang belum pernah, belum terbiasa donor darah, menunjukkan kepedulian dan juga sehat bagi kesehatan tubuh," kata Riza.

Riza berharap kegiatan donor darah oleh organisasi masyarakat bisa terus dilakukan. Tak hanya donor darah, kegiatan sosial lain pun diharapkan bisa dilaksanakan.

"Sesuai kebijakan pemprov, Pak Gubernur mempunyai program yang kami sebut, selain PSBB, ada program KSBB (kolaborasi sosial berskala besar). Jadi kami mengajak semua unit, kegiatan, program, semua ormas, OKP, komunitas, bahkan jamaah majelis taklim, bahkan di gereja, di pura, untuk sama-sama menunjukkan, membuktikan, dan merealisasikan, mengimplementasikan kepeduliannya dalam berbagai macam bentuk," ucapnya.

(aik/aik)