Disebut Tak Konsisten Awasi Kerumunan, DKI Minta Maulid Digelar Virtual

Karin Nur Secha - detikNews
Sabtu, 14 Nov 2020 13:34 WIB
Ahmad Riza Patria
Ahmad Riza Patria (Ilham/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta dinilai tidak tegas dan tidak konsisten terkait penanganan kerumunan acara yang dihadiri Habib Rizieq Syihab. Pemprov DKI Jakarta menyebut telah memberikan imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Jadi Pak Gubernur sudah menginstruksikan seluruh jajaran Satpol PP, semua, kami semua untuk pertama membantu terus melakukan kampanye soal protokol COVID, soal protokol kesehatan terkait dengan 3M," ucap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Kecamatan Mampang Prapatan, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (14/11/2020).

Pemprov DKI, disebut Riza, telah berkoordinasi dengan pihak organisasi keagamaan untuk menyelesaikan masalah kerumunan di acara Maulid Nabi. Riza meminta panitia acara Maulid melaksanakan kegiatan secara virtual.

"Kita juga sudah meminta termasuk ormas, majelis taklim, dan lain sebagainya, kalau melaksanakan kegiatan, termasuk kegiatan Maulid yang sedang berlangsung dalam beberapa bulan, bahkan minggu, dalam beberapa bulan ke depan ini, untuk tentu kita imbau, kita minta untuk menghadirkan jemaah secara virtual, secara daring, secara online," ucapnya.

Dengan melaksanakan acara secara virtual, tokoh agama telah memberikan contoh penanggulangan Corona di masa pandemi. "Tidak mengurangi arti dan makna (maulid). Justru kita pemimpin-pemimpin bangsa, pemimpin daerah, pemimpin ormas, dan pemimpin agama, memberikan contoh untuk kita semua," ujarnya.

Sebelumnya, epidemiolog menyoroti kerumunan massa simpatisan Habib Rizieq Syihab, baik di Jakarta maupun di wilayah penyangga, seperti Bogor, Jawa Barat. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai tidak tegas dan tidak konsisten dalam menerapkan aturan terkait adanya pandemi COVID-19.

Simak video 'Mereka Soroti Kerumunan Massa Habib Rizieq':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2