ADVERTISEMENT

Menteri LHK Kunjungi Kampar: Terima Kasih Wujudkan Riau Bebas Asap 2020

Chaidir Anwar Tanjung , Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 13 Nov 2020 22:17 WIB
Menteri LHK Siti Nurbaya mengunjungi Riau dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak sehingga mewujudkan Riau bebas asap pada 2020 (Twitter @SitiNurbayaLHK)
Menteri LHK Siti Nurbaya mengunjungi Riau dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak sehingga mewujudkan Riau bebas asap pada 2020. (Twitter @SitiNurbayaLHK)

Siti menyerahkan KBD sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat Desa Muktisari, terkhusus Kelompok Tani Hutan Sendang Berkah Aryasatya (KTH SEBAR) dalam pelaksanaan pembangunan KBD dan juga berbagai aktivitasnya di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

"KBD di Desa Muktisari ini diharapkan dapat berkembang menjadi unit pembibitan mandiri yang mampu mensuplai kebutuhan bibit bagi masyarakat maupun mendukung program Rehabilitasi Hutan dan Lahan. Sebagaimana pesan Bapak Presiden, pembangunan harus sejalan dengan pemulihan lingkungan sebagaimana yang dilakukan oleh kelompok tani di sini," kata Siti di Kampar, Jumat (13/11).

Dia juga menyerahkan bantuan berupa truk pengangkut sampah sebanyak 4 unit dan motor pengangkut sampah sebanyak 25 unit yang akan didistribusikan kepada Pemkab Kampar, Pemkab Indragiri Hulu, Pemkab Kuantan Singingi, Polda Riau, Korem 031/Wira Bima, Banser NU Riau, Daops Manggala Agni, serta bantuan Pengembangan Perhutanan Sosial Nasional (Bang Pesona) kepada 12 kelompok masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengucapkan terima kasih atas dukungan dari KLHK untuk perbaikan lingkungan sekaligus pemulihan ekonomi di masa sulit pandemi bagi masyarakat Riau. Hal senada disampaikan Bupati Kampar Catur Sugeng.

KBD Muktisari memiliki 40 ribu batang bibit dengan 16 macam jenis tanaman. Bibit-bibit KBD akan didistribusikan dan ditanam di seluruh wilayah Desa Muktisari dan sekitarnya yang perlu direhabilitasi atau dihijaukan kembali. Jenis bibit di KBD Muktisari di antaranya petai, matoa, pinang, mahoni, cempedak, manggis, gaharu, tampui, durian, aren, nyamplung, dan ketapang kencana.

Selain KBD, KLHK juga memiliki program Padat karya mangrove untuk mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). KLHK telah memperluas cakupan kegiatan PKM seluas 15.000 ha di 34 provinsi.

PKM merupakan kegiatan yang berorientasi meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir dengan melibatkan Kelompok Tani Hutan (KTH). Penanaman mangrove tahun 2020 ini dilaksanakan oleh 863 kelompok masyarakat (pokmas) dan melibatkan lebih dari 30 ribu orang dalam 50 hari kerja. Bila dihitungkan dengan jumlah hari orang kerja (HOK) akan mencapai lebih dari 1,5 juta HOK.


(jbr/dkp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT