Buaya Dibungkus Kafan di Makassar, Animal Defenders: Kembalikan ke Habitat

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 13 Nov 2020 07:22 WIB
Buaya diyakni warga di Makassar sebagai keturunan manusia
Buaya dibungkus kain kafan (Foto: Hermawan/detikcom)
Makassar -

Seekor buaya di Makassar, Sulawesi Selatan, dibawa pulang dan dikafani oleh sejumlah warga karena diyakini buaya tersebut merupakan keturunan manusia. Pemilik Animal Defenders, Doni Herdaru Tona, menyarankan agar buaya itu dikembalikan ke habitat aslinya.

"Untuk menghindari potensi adanya insiden di kemudian hari, sebaiknya buaya tersebut dikembalikan ke habitatnya, atau dalam area yang menyerupai habitatnya," kata Doni kepada wartawan, Kamis (12/11/2020).

Menurutnya, bukan sifat alami buaya untuk hidup di tempat yang ramai dengan manusia. Doni juga menyayangkan kepercayaan warga setempat terkait 'buaya jadi-jadian' itu.

Ia khawatir bila buaya dibiarkan di rumah maka akan ada insiden-insiden yang tidak diinginkan. Jika itu terjadi, ia tak ingin bila buaya yang akan menjadi sasaran kemarahan warga.

"Saya yakin 100% bahwa takhayul seperti ini tidak perlu dan tidak ada gunanya sama sekali. Jangan nanti ada insiden, yang disalahkan buayanya, dan buayanya nanti yang dipersekusi. Dia diperlukan di alam sekitarnya untuk keseimbangan alam, bukan ada di dalam rumah," imbuh Doni.

Buaya diduga jadi-jadian yang ditemukan di Sungai Tallo Makassar diamankan warga di rumahnya (Hermawan-detikcom).Foto: Buaya diduga jadi-jadian yang ditemukan di Sungai Tallo Makassar diamankan warga di rumahnya (Hermawan/detikcom).

Doni meminta warga tidak mempercayai hal-hal yang di luar nalar. Ia meminta warga untuk lebih berpatok pada keilmuwan.

"Tanpa mengurangi hormat pada apa yang mereka percaya, hal-hal seperti ini sebaiknya disudahi dan berpatokan pada science saja," ungkap Doni.

"Jika warga itu mempercayai bahwa buaya tersebut adalah 'jadi-jadian', maka dia mengesampingkan fakta bahwa buaya adalah hewan yang mempunyai kemampuan self defense tinggi, dan bisa menimbulkan daya rusak yang lumayan, walau ukurannya baru sebesar itu," tutupnya.

Bagaimana cerita utuh buaya yang dibungkus warga dengan kain kafan itu? simak di halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2