Tim Appi Minta Polisi Tak Izinkan Debat Pilwakot Makassar Digelar di Jakarta

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Kamis, 12 Nov 2020 13:51 WIB
Appi-Rahman di debat Pilwalkot Makassar (dok. istimewa)
Foto: Paslon Appi-Rahman di debat Pilwalkot Makassar (dok. istimewa)
Makassar -

Paslon Cawalkot Makassar, Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando (Appi-Rahman) meminta kepada Polda Metro Jaya tidak mengeluarkan izin pelaksanaan Debat kedua Pilwakot Makasssar di Jakarta. Permintaan ini untuk mencegah terjadinya kembali penikaman ke pendukung paslon.

"Kita mendesak Polda Metro Jaya tidak mengeluarkan izin debat pilkada daerah di Jakarta," kata Juru Bicara Appi-Rahman, Fadli Noor saat dihubungi detikcom, Kamis (12/11/2020).

Fadli mengatakan pihaknya telah bersurat kepada KPU Kota Makassar atas penolakan pelaksanaan debat di Jakarta. Menurutnya, penikaman yang terjadi beberapa waktu lalu bisa menjadi preseden buruk bagi debat-debat pilkada daerah lainnya yang berlangsung di Jakarta.

"Kegiatan yang ada di sana bisa terjadi pengerahan dan pengumpulan massa di luar kendali KPU daerah," ungkapya.

Dia menyebut pelaksanaan agenda Pilwakot yang sebelumnya berlangsung di Makassar berjalan lancar. Hal ini dikarenakan KPU Kota Makassar telah mengeluarkan surat imbauan melarang pengumpulan massa saat penetapan calon dan pengundian nomor urut.

"Nah yang terjadi di Jakarta tidak mengeluarkan imbauan sehingga faktanya ada pengerahan massa," tegasnya.

"Makanya kami memberikan masukan ke KPU lewat surat ini, bahwa Makassar ini sejak awal masuk dalam zona merah Pilkada. Kemudian sekarang ada insiden, semua harus mengintropeksi diri terutama untuk KPU mengevaluasi prosesnya," terangnya.

Dia juga meminta KPU Kota Makassar untuk tidak memaksakan diri menggelar debat Pilwakot Makassar di daerah lain.

Polisi sudah mengidentifikasi pelaku penusukan. Selanjutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2