Sidak 11 November: 2 Berita Teraktual Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 11 Nov 2020 21:44 WIB
JKT48 kembali menggelar pemilu (sousenkyo) untuk memilih 16 member yang berhak membawakan single teranyar mereka Mae Shika Mukanee.
Foto: JKT48 (Rina Atriana/detikcom).
Jakarta -

Kondisi bisnis grup idola JKT48 sedang goyang di masa pandemi, menjadi berita populer hari ini. Selain itu, ada cerita karyawan di Surabaya yang dibui 2,5 tahun karena menyebar video mesumnya.

Rangkuman berita itu dirangkum dalam tayangan berjudul 'JKT48 PECAT MEMBER, FANS MENGAMUK SIDAK!: 11/11/2020' yang diunggah akun YouTube CXO Media. Rangkuman berita setiap harinya dikemas secara ringan dan ditayangkan setiap pukul 21.00 WIB.


Berikut 2 berita terpopuler hari ini yang telah dirangkum:


1) JKT 48 ingin pangkas member, penggemar cemas.

Dalam pengumuman yang disampaikan melalui live YouTube JKT48, Melody Nurramadhani Laksani dari manajemen JKT48 mengumumkan pihaknya mengalami kerugian finansial akibat tidak adanya kegiatan di teater JKT48. Kerugian tersebut terjadi selama berbulan-bulan sehingga JKT48 kini berada dalam kondisi yang tidak ideal.

"Pertunjukan JKT48 sangat sulit untuk dilakukan. Kami menemukan cara untuk tetap bisa menyapa fans dengan live streaming dan video call. Saat ini ada sekitar 70 member dari JKT 48 dan 50 staff yang terus berusaha. Sampai November (2020), JKT48 terus melakukan semua hal yang bisa dilakukan, namun tanpa adanya kegiatan di teater JKT48, tidak dapat dilakukan dengan maksimal," jelasnya.

"Grup ini mengalami kerugian yang sangat menyakitkan beberapa bulan terakhir. Tim manajemen terus berdiskusi. Saat ini, hal yang harus kami sampaikan pada fans, dalam keadaan ini sebenarnya JKT48 tidak bisa melanjutkan aktivitasnya dan harus berhenti," sambung dia

Melody menyampaikan cara pahit yang terpaksa diambil oleh manajemen adalah dengan mengurangi jumlah member maupun karyawan. Dia juga mengatakan keputusan itu berat untuk dibuat akan tetapi itu satu-satunya cara agar tetap bertahan.

"Kami menemukan cara, cara itu adalah pengurangan jumlah member dan staff JKT48. Kami memutuskan perbahan skala besar dalam grup ini. Ini keputusan yang berat, namun kami tidak mempunyai pilihan," kata dia.


2) Sebar Video Mesum 43 detik via WA, Karyawan di Surabaya dibui 2,5 tahun

Seorang karyawan swasta di Surabaya berinisial A (50) menyebarkan video mesum perselingkuhannya dengan perempuan berinisial E lewat WhatsApp (WA). Akibat perbuatannya, dia dihukum 2,5 tahun penjara.

A dan E kenal karena anak mereka satu sekolah di sebuah SMP ternama di Surabaya. Keduanya kerap bertemu dalam acara sekolah anak mereka.

Dari perkenalan itu, A dan E kemudian pacaran dan melakukan hubungan intim. Percintaan di ranjang kerap diabadikan keduanya dengan ponsel.

Padahal, E sudah memiliki suami berinisial B. Siapa nyana, hubungan A dan E tidak langgeng. E memutuskan berpisah dengan A.

A, yang tidak terima, mengirimkan video mesum dirinya dengan E kepada B. A tidak terima dikecewakan oleh sikap E. Harapannya, B marah sehingga E sama-sama hancur seperti dirinya.



Dalam persidangan, jaksa menuntut A dihukum 2,5 tahun penjara. Tuntutan itu dikabulkan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada 2 September 2020.

A tidak terima dan keberatan. A mengharapkan keringanan dengan mengajukan upaya hukum banding. Apa kata majelis tinggi?

"Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Surabaya yang dimintakan banding tersebut," ucap majelis yang diketuai Saurasi Silalahi dengan anggota Achmad Subaidi dan H Mulyani, dalam putusan Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya di situs web Mahkamah Agung (MA), Rabu (11/11/2020).

A dinilai menyalahi Pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) UU tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Selain itu, karena terdakwa berada dalam tahanan dan tidak ada alasan untuk dikeluarkan, berdasarkan ketentuan Pasal 242 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), Pengadilan Tinggi memerintahkan supaya terdakwa tetap ditahan.


(aik/dhn)