PK Ditolak, Brigjen Teddy Koruptor Dana Alutsista Tetap Dibui Seumur Hidup

Andi Saputra - detikNews
Senin, 09 Nov 2020 09:06 WIB
brigjen teddy
Brigjen Teddy saat divonis seumur hidup pada kasus korupsi dana alutsista 2010-2014. Sidang digelar pada 30 November 2016. (Foto: detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan peninjauan kembali (PK) Brigjen Teddy Hernayadi. Alhasil, Teddy tetap dipenjara seumur hidup karena terlibat korupsi alutsista 2010-2014, dari pembelian F-16 hingga helikopter Apache.

"Tolak," demikian bunyi amar singkat putusan PK yang dilansir website MA, Senin (9/11/2020).

Permohonan PK Teddy terdaftar dengan nomor 11 PK/Mil/2020. PK Teddy diadili oleh ketua majelis Suhadi dengan anggota Andi Abu Ayyub Saleh dan Hidayat Manao. Vonis itu diketok pada 22 Oktober 2020.

Sebagaimana diketahui, jabatan terakhir Teddy adalah Direktur Keuangan TNI AD/Kepala Bidang Pelaksana Pembiayaan Kementerian Pertahanan.

Belakangan terungkap, Teddy terlibat korupsi anggaran alutsista 2010-2014. Seperti pembelian jet tempur F-16 dan helikopter Apache. Pimpinan TNI kemudian menyelidiki kasus itu dan mendudukkan Teddy di kursi pesakitan.

Di persidangan, terungkap bahwa APBN yang masuk ke Kemhan mampir dulu ke kantongnya, puluhan miliar rupiah di antaranya raib. Sebagai bendahara, Teddy memiliki tugas mengelola dana devisa yang dikeluarkan APBN di Kemhan dan dana-dana dari kegiatan-kegiatan yang sudah selesai dipertanggungjawabkan, tapi secara nyata kegiatan tersebut belum selesai.

Lihat juga video '2 Jenderal Rebutan Uang Suap Djoko Tjandra, Polri: Tak Ada di-BAP':

[Gambas:Video 20detik]



Modus Teddy korupsi dana alutsista di halaman berikutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2