Round-Up

7 Fakta Duit Rp 20 M Atlet eSport Winda Earl Ditilap Kacab Maybank

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 07 Nov 2020 07:34 WIB
Atlet eSport Winda Lunardi datangi Bareskrim Polri
Foto: Winda 'Earl' Lunardi mendatangi Bareskrim Polri untuk menanyakan perkembangan kasus penggelapan tabungan (Kadek Melda Luxiana/detikcom)
Jakarta -

Atlet eSport, Winda Earl dan ibunya, Floletta Lizzy Wiguna menjadi korban kasus penggelapan uang yang dilakukan oleh Kepala Maybank cabang Cipulir, Ciledug, Albert. Nominal tabungan perempuan bernama lengkap Winda Lunardi dan ibunya yang digelapkan Albert cukup fantastis yakni mencapai Rp 20,8 miliar.

Peristiwa ini dilaporkan ke Bareskrim Polri pada Mei 2020. Kamis (5/11/2020) kemarin, Winda dan tim pengacaranya mendatangi Bareskrim Polri untuk menanyakan perkembangan kasusnya.

"Saya ke sini karena ingin melihat perkembangan laporan yang saya ajukan mengenai perihal uang saya yang hilang di May Bank. Yang hilang total Rp 20 miliar lebih dan yang tersisa di rekening saya hanya ratusan ribu," kata Winda kepada wartawan di lobby Bareskrim, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel).

Selaku nasabah, Winda mempertanyakan mengapa uang tabungan dirinya bersama ibunda yang berjumlah puluhan miliar bisa raib dan hanya tersisa ratusan ribu. Winda sendiri mengaku baru tahu tabungannya raib pada Februari lalu.

"Justru itu yang aku pertanyakan sama keluarga, kenapa saya sebagai nasabah tujuan saya baik ingin menabung untuk tabungan masa depan saya, tapi ketika dicek ternyata hilang. (tabungan) Saya dan ibu saya Rp 20.879.000.000, hilangnya itu kita baru tahu Februari tahun ini," ujarnya.

Winda mengungkapkan, dirinya dan ibunda sudah menabung selama lima tahun. Winda sendiri kaget saat mengetahui bahwa rekening koran yang diterima setiap bulannya dari May Bank ternyata palsu.

"Kita sudah menabung dari 5 tahun lalu. Jadi dari 2015 kita tuh menabung. (Rekening koran perbulan) kita dapet, jadi yang diduga selama ini rekening koran yang kita dapat itu ternyata rekening koran palsu," ucapnya.

Berikut fakta-fakta kasus penggelapan uang tabungan Winda Earl dan ibunya di Maybank:

1. Polisi Tetapkan Kepala Maybank cabang Cipulir Sebagai Tersangka

Perkara tersebut dilaporkan oleh Herman Lunardi dengan rekening atas nama Winda selaku anak dan Floleta selaku istri pelapor pada 8 Mei 2020. Laporan tersebut bernomor: LP/B/0239/V/2020/Bareskrim.

"Perkembangan perkara saat ini sedang dalam proses penyidikan dan telah menetapkan tersangka atas nama A selaku kepala cabang Cipulir May Bank," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Brigjen Helmy Santika melalui pesan singkat kepada detikcom, Kamis kemarin.

Helmy menuturkan, saat ini tim penyidik sedang melakukan identifikasi aset dan penelusuran aliran dana tersangka Albert. Selain itu, tim juga akan menelusuri penerima dana dari hasil kejahatan tersebut.

"Saat ini sedang dalam proses tracing aset menelusuri aliran dana yg digunakan tersangka A dan penerima aliran dana hasil kejahatan," tuturnya.

Helmy menyampaikan, saat ini A sudah berstatus tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang. Dikatakan Helmy, tim penyidik akan melakukan penyitaan aset milik Albert, selanjutnya Albert akan diperiksa untuk dimintai keterangan terkait asetnya yang sudah disita.

"Penyidik akan melakukan penyitaan terhadap aset berupa mobil, tanah dan bangunan, dan masih menelusuri aset-aset yang lainnya. Serta akan melakukan pemeriksaan tambahan terhadap tersangka A yang saat ini merupakan tahanan kejaksaan negeri Tangerang untuk mendapatkan keterangan terkait ase-aset yang telah di lakukan penyitaan oleh penyidik," ujarnya.

Tonton video 'Uang Tabungan Nasabah Rp 20 Miliar Raib Misterius':

[Gambas:Video 20detik]